Renungan Harian (11 Januari 2017)

YANG KUAT MENOPANG YANG LEMAH

Roma 15:1-11

Roma 15:1. “Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.”

Paulus melanjutkan pengajarannya kepada jemaat di Roma mengenai kehidupan berjemaat. Sebelumnya ia telah mengingatkan jemaat di Roma untuk tidak saling menghakimi (Roma 14:1-13) dan tidak menjadi batu sandungan (Roma 14:13b-23). Kini Paulus meminta jemaat Roma untuk aktif menciptakan kerukunan. Dasar dari pengajaran dan tuntutan kerukunan ini adalah hidup Kristus sendiri (Roma 3:7)

Orang Kristen Yahudi di Roma merasa diri lebih kuat dari orang Kisten non Yahudi. Sikap ini melahirkan tindakan yang menimbulkan perpecahan. Paulus mengajak mereka untuk memanfaatkan kelebihan atau kekuatan mereka secara positif yakni dengan cara:

–    Mereka yang kuat seharusnya membantu kepada yang lemah.

–    Tidak mencari kesenangan atau hanya berpusat kepada kepentingan sendiri.

–    Berusaha untuk saling membangun melalui kekuatan atau kelebihan yang dimiliki.

Anda yang merasa memiliki kekuatan atau kelebihan seharusnya menyadari, bahwa Tuhan mengaruniakan itu agar kita membantu kelemahan orang lain, bukan untuk menghambatnya.

Kristus adalah dasar kebersamaan jemaat. Kristus tidak pernah mencari kepentingan-Nya sendiri, melainkan menaati kehendak Allah untuk kepentingan umat manusia, umat tebusan-Nya. Saling menerima adalah sikap yang serasi dengan sikap Kristus yang menerima kita tanpa memandang siapa kita. Jika kita menjadikan Kristus sebagai pusat, Kristo sentris bukan ego sentris atau diri sendiri, maka pastilah tidak sulit untuk memelihara persatuan gereja.

Mulailah dengan hidup peduli kepada orang lain disekitar Anda, maka Anda akan terbiasa untuk peduli kepada gereja, bangsa, bahkan dunia.

Doa: “Ya Allah, biarlah kami memiliki hati yang berpusatkan kepada Kristus, agar seperti Kristus, kami pun rendah hati, mau mengutamakan kepentingan orang lain dan membagikan kekuatan kami untuk membantu mereka yang lebih lemah dari kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …