Renungan Harian 11 Desember 2020

SUKACITA NATAL

Lukas 1:39-56

Lukas 1:47. Dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.

Sukacita seharusnya menjadi tanggapan bagi orang yang menerima rencana Allah dan terlibat di dalamnya. Sukacita inilah yang ditekankan Lukas dalam Injilnya, Sukacita orang-orang yang dipilih Allah untuk menggenapi rencana-Nya.

Sukacita ini terjadi saat Maria mengunjungi Elisabet. Bayi di dalam rahim Elisabet sampai melonjak ketika mendengar salam Maria. Lalu Elisabet mengucapkan berkat bagi Maria karena telah dipilih menjadi ibu Tuhan. Maria percaya bahwa perkataan Allah akan digenapi, meskipun apa yang akan terjadi pada Maria kelihatan mustahil. Elisabet percaya akan kasih setia Allah. Oleh karena itu, ia tidak cemburu meski mengetahui bahwa Maria menerima berkat yang lebih besar. Ini membuat Maria bersukacita atas karya terbesar Allah bagi dunia melalui dirinya. Sukacita ini diekspresikan dalam pujiannya kepada Allah.

Maria memuliakan Allah karena karya Allah bagi dirinya. Ia yang rendah telah diperhatikan Allah sehingga segala keturunan akan menyebutnya berbahagia. Maria memuji karya Allah atas orang yang takut akan Dia.

Inilah sukacita Natal terbesar, Allah peduli dengan umat-Nya. Allah mengirim Juruselamat untuk menyelamatkan manusia dan mau melibatkan manusia untuk menggenapi rencana-Nya. Kita pun patut memuji Allah karena janji yang dulu hanya diperuntukkan bagi Israel kini ditujukan juga bagi kita, sehingga kita bisa mendapat bagian di dalam Kristus. Oleh sebab itu, hari Natal sepatutnya menjadi saat untuk bersukacita dan bersyukur karena Allah mengingat kesengsaraan umat manusia yang dibelenggu dosa. Dia mengirim Anak-Nya untuk menyatakan kemuliaan dan kuat kuasa-Nya atas dunia, dosa, dan juga atas maut.

Rayakan Natal dengan pemahaman, bahwa Allah menghargai kita sebagai umat-Nya, Allah memiliki rencana yang indah bagi setiap kita.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk sukacita yang Kau anugerahkan dalam hidupku. Amin.”

Bacaan Setahun: Wahyu 8; Ibrani 8:7-13; Yehezkiel 40:48-41:26; Zefanya 2.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …