Renungan Harian (11 Desember 2016)

11DUA LILIN YANG MENGUBAHKAN

Amsal 3:27-28

Amsal 3:28. “Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,” sedangkan yang diminta ada padamu.”

Ada seorang gadis yang bekerja di sebuah bank di Jakarta. Dia menyewa sebuah rumah yang bersebelahan dengan rumah seorang janda miskin dengan 2 orang anak. Suatu malam tiba-tiba aliran listrik padam. Karena asyik bermain handphone dia tidak segera menyalakan lilin, pada saat baru saja ia beranjak untuk mencoba mencari lilin di dapur tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, lalu dia membuka pintu dan ternyata anak miskin tetangga sebelah rumahnya.

Anak itu bertanya, “Kakak ada lilin?” Dalam hatinya gadis itu berbicara: ”Jangan berikan, nanti jadi suatu kebiasaan untuk terus-menerus meminta ke sini. Nanti apa-apa datangnya ke sini.” Maka dengan segera gadis itu menjawab, ”Tidak ada, saya tidak punya lilin.” Lalu si anak miskin itu berkata riang, ”Saya sudah menduga kakak tidak ada lilin, karena dari tadi kami lihat rumah kakak gelap terus, ini saya bawakan 2 lilin untuk kakak. Kami kuatir kakak belum punya lilin.”

Gadis itu tertegun, diam dan merasa bersalah, dalam linangan air mata lalu ia memeluk anak itu dan berkata, ”Terimakasih, kamu tidak seperti yang kuduga.” Dan sejak saat itu, si gadis selalu berbaik hati dan bermurah hati terhadap keluarga miskin yang telah memberinya lilin.

Kadang kita terlalu mudah menghakimi orang berdasarkan apa yang dimilikinya. Kisah di atas mengajar kita untuk tidak menilai orang itu buruk hanya karena ia miskin atau tidak mampu. Kemurahan hati orang miskin ini ternyata dapat mengubah seseorang. Kalau anak kecil ini dalam kemiskinannya bisa membuat orang berubah, adakah kekayaan kita yang telah mengubah orang lain? Sesugguhnya di hadapan Allah sikap seperti anak kecil yang miskin inilah orang kaya sejati. Kekayaan itu tidak bergantung seberapa banyak kita punya tetapi seberapa kita mampu untuk berbagi kepada orang lain.

Di bulan Natal ini, dimana banyak orang kurang mampu berharap akan adanya hadiah-hadiah Natal. Momentum yang pas bagi kita membuktikan kasih kita kepada Tuhan Yesus yang mengalir bagi sesama. (NK).

Doa: “Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu bermurah hati dan dapat memberi dengan tulus kepada orang-orang yang membutuhkan tanpa menghakimi mereka, sehingga dengan pemberian kami, mampu mengubahkan orang lain juga. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …