
Renungan Harian 11 April 2022
KEHENDAK-MULAH YANG TERJADI Renungan Harian 11 April 2022
Lukas 22:39-44
Lukas 22:42. “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Renungan Harian 11 April 2022
Pada malam sebelum Tuhan Yesus disalibkan, Dia berdoa di taman Getsemani. Dalam doa, Dia mengucapkan ayat di atas, “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Doa tersebut adalah doa yang sangat manusiawi sekaligus ilahi. Manusiawi karena menggambarkan perasaan seorang manusia. Meskipun Yesus adalah Anak Allah, tetapi pada saat yang sama Dia adalah seorang manusia seperti manusia lainnya. Dia merasa takut, gentar, cemas, sedih, tegang menghadapi penderitaan dan salib yang ada di depan mata.
Yesus meminta jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan penderitaan dan murka Allah itu berlalu dari Nya. Doa-Nya kemudian menjadi sangat ilahi karena di baris berikutnya Yesus berkata, “Bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Secara manusiawi Yesus berkeinginan bebas dari salib, tetapi pada saat yang sama, Dia mengambil sikap tunduk kepada kehendak Bapa-Nya. Dia tahu yang terbaik datang dari Allah Bapa.
Doa sesungguhnya adalah ekspresi keinginan manusia dalam kehendak Allah. Boleh-boleh saja kita meminta apa pun yang kita inginkan. Allah tidak pernah menghakimi permintaan kita sekalipun itu hal sepele. Akan tetapi, hasil akhirnya ada di tangan Allah. Dia yang memutuskan. Jika bapa di dunia memberi yang baik kepada anaknya, apalagi Bapa kita yang di sorga. Percayalah, Allah tidak pernah bermaksud jahat dengan kehidupan kita. Tetap percayakan diri kepada-Nya. Yakin dan percayalah, bahwa Tuhan Yesus mempunyai waktu yang tepat dan jawaban terbaik buat kita untuk bisa melewati situasi yang menekan kehidupan kita saat ini.
Doa: “Bapa, dalam hal apa pun juga ya Allah, jadilah kehendak-Mu dalam hidupku. Amin.”
Bacaan Setahun: Yosua 17-18; Lukas 7:36-50.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
GBI Pasir Koja 39 Bandung