Renungan Harian (10 September 2016)

10JACKET ON… JACKET OFF…”

1 Korintus 9:23-27

1 Korintus 9:27. “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”

Di dalam sebuah adegan di film Karate Kids, seorang guru karate sedang menanamkan pentingnya nilai kedisiplinan terhadap anak didiknya. Jackie Chan, sang guru, berulang kali menyuruh Jaden Smith, si murid, untuk mengenakan dan kemudian menanggalkan jaketnya. Berhari-hari si murid melakukannya. Ia mengenakan jaketnya, kemudian menanggalkannya. Suatu hari, si murid ini menjadi kesal dan marah terhadap gurunya dan berkata, “Aku kira kamu mau mengajari saya ilmu karate. Tapi apa yang kamu lakukan? Saya sudah 1000x lebih mengenakan dan 1000x lebih menanggalkan jaket saya seperti orang bodoh! Saya lelah!”

Tiba-tiba, sang guru menerjang dan mulai menyerang si murid dengan jurus karatenya, “HIYAAATTT!!” Tanpa sadar, si murid berhasil menangkis pukulan sang guru! Padahal selama ini dia belum pernah diajari jurus karate apa pun kecuali gerakan mengenakan dan menanggalkan jaketnya itu. Ternyata, kedisiplinan membuat si murid ini mampu untuk melawan serangan-serangan dari luar. Kedisiplinan yang tampaknya sepele ini lah yang akhirnya membuat si murid bisa menguasai jurus karate.

Di dalam 1 Korintus 9:27, Rasul Paulus juga mengatakan, bahwa ia melatih dirinya dalam disiplin sedemikian rupa agar pelayanannya menjadi berkat dan mencapai tujuan yang Tuhan inginkan. Artinya:

  1. Kedisiplinan adalah kerja keras. Dengan kedisiplinan, kita melakukan apa yang harus kita lakukan bukan apa yang kita ingin lakukan. Seringkali, apa yang kita ingin lakukan itu jauh berbeda dengan apa yang seharusnya kita lakukan.
  2. Kedisiplinan membantu kita untuk mencapai tujuan akhir kita. Layaknya seorang atlet yang berlatih dengan menggunakan beban yang kecil terlebih dahulu untuk kemudian bisa mengangkat beban yang besar dengan baik, kehidupan ke-Kristenan kita juga harus seperti itu.

Doa: Ya Allah, ajar kami untuk mendisiplin diri kami agar kami dapat memberitakan Injil dan tidak ditolak karena perilaku kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …