BERSYUKUR KARENA KASIH SETIA-NYA
Mazmur 107:1-43
Mazmur 107:1. “Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
Mazmur ini adalah ucapan syukur umat Allah yang ditebus oleh Tuhan dari pembuangan (2-3). Umat Tuhan diingatkan, bahwa bukan karena siapa mereka atau apa yang telah mereka lakukan yang menyebabkan mereka layak untuk diselamatkan, tetapi semata-mata karena kasih setia-Nya. Kasih setia (hesed) merupakan kata yang mengandung dua unsur, kasih dan setia yang menunjukkan kasih dan kesetiaan Tuhan kepada umat perjanjian-Nya. Kata yang muncul enam kali ini menekankan, bahwa pertolongan yang Tuhan berikan terjadi hanya karena kasih setia-Nya. Setiap kali umat-Nya “berseru” Ia pasti menolong mereka (ay. 6, 13, 19, 28).
Perkataan “ditebus” mengingatkan kita kepada sistem penebusan keluarga di kalangan Israel. Seorang penebus akan menebus keluarga dekatnya dari hutang atau perbudakan. Demikian Allah telah menebus Israel dari perbudakan dan perserakan, dan mengumpulkan mereka kembali (ay. 2-3).
Ayat 4-9 mengisahkan mengenai Tuhan yang menolong para pengembara yang tersesat dan ayat 23-32 menceritakan mengenai orang-orang yang melakukan perdagangan di lautan luas, yang kemudian ditimpa badai yang dahsyat. Saat mereka berseru kepada Tuhan, Ia menyelamatkan mereka dari kecemasan (ay. 6, 28). Tidak dikatakan, bahwa keadaan mereka itu terjadi disebabkan oleh karena dosa mereka. Ayat 10-16 mengisahkan tentang orang-orang yang berada dalam penjara karena telah memberontak kepada Tuhan. Ayat 17-22 menceritakan tentang orang-orang yang sakit dan tersiksa karena kelakuan mereka yang berdosa. Jelas, bahwa Allah mengijinkan penderitaan terjadi atas mereka, sebagai akibat dosa mereka (ay. 12). Namun, ketika mereka berseru kepada Tuhan, Ia pun menyelamatkan mereka (ay. 13, 19).
Allah selalu menyendengkan telinga-Nya untuk mendengarkan seruan kita, baik kita menderita akibat dosa maupun bukan. Ia selalu siap menolong kita. Marilah kita mengikuti ajakan pemazmur untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya (ay. 8, 15, 21, 31).
Doa: “Aku bersyukur kepada-Mu Tuhan Yesus, atas kasih setia-Mu yang luar biasa dalam kehidupanku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung