
BIJAKSANALAH DENGAN UANG
Matius 6:19-24
Ibrani 13:5. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Setiap orang perlu uang. Itulah sebabnya salah satu faktor yang dapat mengganggu ketenangan hidup manusia adalah masalah finansial. Contohnya, suami istri bisa bertengkar karena tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan pokok, membayar uang sekolah anak dan lain sebagainya.
Oleh sebab itu, sebagian besar hidup manusia dihabiskan untuk mencari uang. Uang tidak pernah salah. Kitalah yang mesti bijaksana soal uang. Kenapa? Ketika uang menguasai hidup seseorang atau menjadi budaknya, banyak hal akan terjadi. Orang rela bekerja mati-matian dan mengabaikan waktu buat bercengkerama bersama keluarga sehingga keharmonisan keluarga hancur. Juga karena uang, kita bisa mengabaikan waktu bersekutu dengan Tuhan, dan tak punya cukup waktu beristirahat. Nah, bukankah banyak orang akhirnya jatuh sakit lantaran kelelahan? Karakter pun bisa berubah menjadi serakah, memiliki hawa nafsu besar terhadap harta benda, menjadi sombong dan memandang remeh orang lain.
Firman Tuhan hari ini menegaskan cukupkan diri kita dengan semua berkat yang Tuhan berikan. Supaya kita tidak jatuh dalam berbagai pencobaan dan dosa. Kita harus hidup bijaksana dengan uang. Kebahagiaan hidup kita tidak tergantung pada uang. Sebaliknya, uang mampu menghancurkan hidup kita. Firman Tuhan sudah memperingatkan kita, bahwa cinta uang adalah akar dari segala kejahatan.
Uang tidak pernah bisa membuat kita bahagia. Semakin banyak kita memiliki uang, semakin banyak yang diinginkan. Alih-alih mengisi ruang hampa, uang malah menciptakan ruang hampa.
Bersyukurlah atas setiap berkat yang Tuhan berikan agar kita dapat menikmati hidup dan Tuhan pun tidak meninggalkan kita!
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup bijaksana dengan uang dan bersyukur atas segala berkat-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: 2 Raja-raja 18-19; Yohanes 10:1-21.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung