Renungan Harian 10 Juni 2021

AKWILA DAN PRISKILA

Kisah Para Rasul 18:1-8

Kisah Para Rasul 18:2. Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka.

Melayani Tuhan bukanlah suatu hal yang mudah dan ringan. Tantangan, baik dari luar maupun dari dalam, adalah hal lumrah. Malahan menjadi tidak lumrah jika tidak ada masalah dalam menyaksikan Kristus. Bukan hanya kurban perasaan dan harta, bahkan nyawa seringkali menjadi taruhannya demikian juga yang dialami Akwila dan Priskila yang adalah seorang tukang kemah dari bangsa Yahudi yang Tuhan ijinkan diusir dari Italia karena titah Kaisar Klaudius pada waktu itu, tapi itulah pertemuan yang sangat luar biasa dengan Paulus.

Akwila dan Priskila bekerja bersama Paulus, yang adalah sama-sama tukang kemah. Priskila dan Akwila adalah sahabat Paulus, mereka adalah model pelayan Kristus yang begitu menghargai dan memelihara relasi antar manusia. Nampaknya pelayanan Priska dan Akwila sudah menjadi berkat yang sangat luas sehingga semua jemaat bukan Yahudi juga diberkati. Di Efesus, tanpa segan, ketika Priskila dan Akwila berjumpa dengan Apolos mereka berdua dengan teliti menjelaskan kepadanya jalan Allah, sampai sungguh berjumpa dengan Yesus Kristus dan mereka melengkapi, menuntun Apolos dan menjadi pelayan Injil sejati, sehingga mengalami banyak peningkatan dengan karunia-karunianya secara pribadi. Itu semuanya terjadi bukan melalui pendidikan, melainkan melalui percakapannya dengan Priskila dan Akwila.

Allah memakai orang yang sederhana di mata dunia untuk menggenapi rencana dan karya-Nya. Maka adalah salah bila kita menganggap diri tidak berguna dalam pelayanan, karena kita tak punya kemampuan apa-apa. Seperti Allah memakai Akwila dan Priskila, Ia pun akan memakai kita dalam kesederhanaan kita. Asal kita bersedia.

Doa: “Tuhan Yesus ajarkanku untuk tetap setia melayani dan menjadi berkat di manapun Engkau tempatkan. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 18:31-43; I Korintus 6:12-20; Pengkhotbah 7:1-22; Yosua 19-20.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …