Renungan Harian 10 Juni 2020

SEDINI MUNGKIN

Ulangan. 4:9-10; Mazmur 78: 4-7

Amsal 4:3-4. “Karena ketika aku masih tinggal di rumah ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak tunggal bagi ibuku, aku diajari ayahku, katanya kepadaku: “Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.”

Memberi pendidikan yang baik untuk anak merupakan investasi jangka panjang tak hanya buat orang tua, tetapi juga buat masa depan si anak. Sebab kebiasaan, karakter, dan pencapaian seseorang berasal dari kebiasaan yang dipelajarinya saat kecil. Anak dapat belajar dari lingkungannya dan mencontoh orangtuanya.

Tetapi pola pikir orang beriman berbeda dari pola pikir orang yang belum mengenal Yesus. Anak yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus memiliki suatu kendali rohani, sebab Roh Yesus mendiami dirinya (Rom. 8:9). Roh itu tidak akan mengambil alih tugas orangtua, sebaliknya Dia aktif bekerja sama dengan manusia. Orangtua bertugas menanamkan firman Tuhan dan mendidik anak untuk senantiasa hidup taat sedini mungkin.

Kita perlu mencontoh pola pendidikan anak di Israel:

Tempat pendidikan anak bangsa Yahudi adalah di rumah. Dimulai berpangkal dari peranan seorang ibu Yahudi. Setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Tugas kewajiban ibu adalah untuk menjaga kelangsungan hidup rumah tangga yang juga terkait erat sebagai tugas rohani mendidik anak-anaknya. Jauh-jauh hari sebelum anak berhubungan dengan dunia luar, anak terlebih dahulu mendapat pendidikan dari ibunya, sehingga sesudah menginjak usia remaja/pemuda ia sudah mempunyai dasar yang benar.

Mari kita didik anak-anak kita bukan hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani. Sehingga mereka terbangun dengan dasar yang kokoh, yaitu firman Allah.

Doa: “Roh Kudus, tolong dan beri kami hikmat untuk menginjili anak-anak kami sedini mungkin, sehingga hidup mereka kelak memuliakan nama-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 18:31-43; I Korintus 6:12-20; Pengkhotbah 7:1-22; Yosua 19-20

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …