
KELUARGAKU
1 Petrus 3:8-12
1 Timotius 5:8. “Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.”
Anak-anak terbiasa dipelihara oleh orangtuanya. Ketika membutuhkan sesuatu, anak tinggal memanggil orangtuanya. Namun, penting bagi setiap anggota keluarga untuk bersikap peka terhadap kebutuhan anggota lainnya. Terutama bagi umat Kristiani, yang memiliki kasih Kristus untuk dibagikannya. Dari semua orang, kita seharusnya tahu bagaimana caranya memelihara keluarga kita.
Luangkanlah beberapa menit untuk memikirkan keluarga Anda sendiri. Apakah kakek nenek Anda masih ada? Bagaimanakah Anda dapat memberikan pelayanan kepada mereka untuk menunjukkan kasih Anda? Bagaimana dengan ayah Anda? Ia mungkin tampaknya kuat dan memegang kendali, tetapi mungkinkah ia menanggung beban yang berat? Apakah Anda hanya mencarinya ketika Anda membutuhkan sesuatu? Kapankah saat terakhir Anda berdoa untuknya, memberikan dorongan kepadanya, atau berterima kasih kepadanya?
Pikirkanlah Ibu Anda. Adakah sesuatu yang dapat Anda ucapkan atau lakukan untuk menunjukkan penghargaan Anda atas segala yang telah diperbuatnya untuk Anda? Sudahkah Anda memberitahukannya bahwa Anda mengasihinya? Apakah Anda berdoa untuknya? Bagaimana dengan saudara-saudari Anda? Apakah Anda bersaing dengan mereka ketimbang memperlihatkan kepedulian yang tulus kepada mereka? Dapatkah mereka menemukan dorongan dalam kata-kata ramah Anda? Terkadang, orang yang paling sering kita lupakan justru adalah orang-orang yang paling dekat dengan kita.
Hari ini, bersikaplah peka terhadap kebutuhan-kebutuhan anggota-anggota keluarga Anda. Mintalah agar Allah membuka mata Anda terhadap keprihatinan orang-orang yang sangat berarti bagi Anda.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, beri aku hati yang peka untuk selalu memperhatikan keluargaku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung