Renungan Harian, 10 Juni 2018

IDENTITAS DIRI

Kejadian 1:26.

Kejadian 1:26. “Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Allah memanggil setiap pria untuk memiliki kualitas sebagai pria yang baik. Hal ini penting karena kepada para prialah Allah menyerahkan kepemimpinan dalam keluarga.

Kualitas seperti apakah yang Allah rindukan ada dalam diri setiap laki-laki? Para pria dan wanita perlu memperhatikannya. Yang pertama adalah: identitas diri yang benar di dalam Allah (Kejadian 1:26).

Identitas yang Allah berikan kepada manusia adalah segambar (Ibr: tselem) dan serupa (Ibr: demuth) dengan Allah sendiri dan nilainya setara dengan darah Yesus yang telah dicurahkan di kayu salib. Sungguh sangat mahal dan berharga, bukan? Bila manusia tak cukup berharga tentu Yesus tak perlu repot-repot meninggalkan sorga dan segala kemuliaan-Nya hanya untuk menyelamatkan kita.

Seorang pria yang tidak menyadari nilai dirinya yang sesungguhnya akan terjebak dalam krisis identitas diri (low self image). Survey membuktikan, seorang ayah yang memiliki penghargaan diri yang rendah cenderung menyakiti anak-anaknya. Ini terjadi sebagai pengalihan dari masalahnya atau keinginan untuk mendominasi. Bila ini terjadi sudah tentu akan menimbulkan luka-luka dalam keluarga.

Allah memanggil setiap pria untuk memiliki gambar diri yang dipulihkan. Datanglah kepada Allah untuk menemukan jati diri kita yang sebenarnya, sebab dari Dia-lah kita berasal. Mengenal Allah berarti mengenal diri sendiri. Seorang ayah yang memiliki perspektif yang benar tentang dirinya sendiri akan sangat kuat menjalankan perannya dan keluarganya akan sangat diberkati.

Maukah Anda menjadi berkat bagi keluarga?

Doa: “Ya Allah, biarlah Engkau terus memulihkan gambar diri kami, agar kami dapat menjadi pria yang sejati yang mampu mengasihi dan bertanggung jawab bagi keluarga kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …