
Renungan Harian 10 Juli 2022
KELUARGA DAN GEREJA Renungan Harian 10 Juli 2022
Kisah Para Rasul 18:1-17
Kisah Para Rasul 2:46. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,… Renungan Harian 10 Juli 2022
Secara etimologis kata gereja berasal dari bahasa Yunani yakni “Kyriake Oikia” yang berarti keluarga Allah. Dalam pengertian ini, keluarga dapat pula dilihat sebagai keluarga Allah atau bagian dari persekutuan umat beriman yang percaya pada Kristus atau yang lazimnya disebut gereja. Sebagai gereja mini, keluarga merupakan tanda kehadiran Kristus di dunia. Dengan demikian salah satu fungsi keluarga ialah menghadirkan Kristus baik di tengah anggota keluarga itu sendiri maupun bagi masyarakat umum. Mengapa keluarga diidentikkan dengan gereja mini? Tentunya hal ini dilatarbelakangi oleh realitas konkret, bahwa unsur-unsur pokok yang menjadi fondasi gereja yakni kesatuan (komunio), persekutuan (unio), cinta kasih dan komunitas merupakan dimensi-dimensi pokok yang selalu ada dalam kehidupan berkeluarga. (Ichanchandrablog)
Bacaan kita hari ini tentang Akwila dan Priskila. Mereka adalah sepasang suami istri Kristen pada abad pertama masehi. Mereka bertemu dengan Paulus dan sama-sama bekerja sebagai tukang kemah (pembuat tenda). Mereka berkeliling mengabarkan Injil dan menjadi sahabat-sahabat dekat yang sangat dihormati Paulus. Pelayanan dan kepemimpinan mereka sebagai orang awam memberi inspirasi bagi pasangan suami-isteri anggota-anggota gereja sampai saat ini dalam bekerja sama sebagai guru dan pengabar Injil di manapun mereka berada. Pasangan ini merupakan penginjil keliling dan pemimpin gereja di jemaat-jemaat yang didirikan Paulus. Di kota itu, Priskila juga bekerja mengurus jemaat dan keluarganya. Dalam kitab Roma, Paulus menyebut Priskila sebagai pemimpin gereja yang cukup baik.
Karena itu, keluarga-keluarga sangat berperanan penting dalam membangun gereja Tuhan. Mari kita bangun gereja kita bersama-sama.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau bertekun dan bersehati membangun gereja Tuhan dengan membangun keluarga kami. Amin.”
Bacaan Setahun: 2 Tawarikh 33-34; Kisah Para Rasul 7:30-60.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung