Renungan Harian 10 Juli 2021

PENERIMA TONGKAT ESTAFET

2 Timotius 2:1-10

1 Timotius 4:12. Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Pertandingan lari estafet membutuhkan kerja sama tim yang baik. Pada saat seorang atlit pembawa tongkat berlari kemudian memberikan tongkat kepada rekannya, maka sang penerima harus siap menerimanya. Dalam beberapa kejadian, sang penerima tongkat tidak siap. Atlit sang penerima telah berlari terlebih dahulu sebelum tongkat sampai di tangannya. Ada juga yang kurang kuat menggenggam tongkat, sehingga tongkat tersebut jatuh. Hal-hal tersebut mengakibatkan kerugian bagi seluruh tim bahkan mungkin menyebabkan kekalahan. Analogi ini mau menjelaskan agar para generasi yang akan menerima tongkat estafet kepemimpinan dalam pelayanan mempersiapkan diri mereka sebelum menerima tongkat estafet.

Dalam alih estafet kepemimpinan pun sama halnya dengan lomba lari estafet. Sang pemberi kepemimpinan harus mengetahui waktu yang tepat dan kepada siapa orang yang tepat untuk menerima kepemimpinannya, tentu dengan pengamatan yang cukup waktu dan dengan hikmat Allah untuk memberikan kepemimpinan untuk generasi selanjutnya.               

Timotius adalah seorang muda yang menerima tongkat pelayanan dari Paulus. Timotius tidak saja ikut serta dalam perjalanan pelayanan Paulus, ia juga bersedia dididik oleh Paulus dalam iman dan pengabdian terhadap tugas dan pelayanan. Ia bahkan mengikuti semua yang dilakukan Paulus. Dalam catatan 2 Timotius 3:10-11, kata ”mengikuti” dalam bahasa aslinya (parakoloutheoo) yang berarti menyesuaikan atau meneladani. Timotius juga bersedia untuk mandiri dan rela menjadi pribadi yang matang lewat berbagai macam tanggung jawab yang diberikan oleh Paulus.

Bagi Anda, calon penerima tongkat estafet, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima tanggung jawab yang besar. Miliki penundukkan diri, rela dididik dan mau meneladani pribadi sang pemberi tongkat estafet.

Doa: “Tuhan, beri petunjuk dan hikmat-Mu untuk saya menyerahkan tongkat kepemimpinan yang saat ini saya emban. Amin.”

Bacaan Setahun: Yohanes 3:1-21; II Korintus 2:5-11; Yesaya 19; I Samuel 18-19.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …