Renungan Harian 10 April 2020

SUDAH SELESAI

Yohanes 19:28-30

Yohanes 19:30. “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.”

Bagi saya, Paskah harus dirayakan karena esensi dari kekristenan ada pada Paskah. Karena tanpa karya Kristus di Paskah, kita tidak bisa menjadi seperti kita saat ini. Sebagai orang Kristen, kita harus senantiasa memandang kepada karya Kristus di atas kayu salib, apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Dengan memandang kepada karya Kristus, maka kita akan melewati setiap proses pembentukan dengan lebih ringan.

Pengorbanan Kristus adalah pengorbanan terbesar. Pengorbanan-Nya setidaknya mengandung 3 hal:

  1. Jaminan kasih dan keselamatan dari Allah (1 Petrus 2:24). Saat kita menghadapi stress atau depresi mungkin kita tergoda untuk meninggalkan Tuhan. Akan tetapi, saat kita memandang pengorbanan Kristus, kita akan diteguhkan, bahwa ada Pribadi yang mengasihi kita yaitu Kristus. Akan ada kekuatan dan pengharapan saat kita memandang karya salib Kristus.
  2. Jaminan pengampunan yang tuntas (Ibrani 9:22). Setiap manusia berdosa membutuhkan pengampunan. Seorang wajib pajak yang bermasalah pasti sangat bersukacita saat menerima tax amnesty. Pengorbanan-Nya menjamin pengampunan akan semua dosa kita
  3. Jaminan kemenangan (1 Petrus 2:24). Tuhan Yesus berkata, bahwa semua akibat dosa, yaitu: sakit penyakit, kutuk, kelemahan tubuh, dll. selesai Ia tanggung di kayu salib. Ada kepastian akan kesembuhan dari dosa, sakit penyakit dan semua kutuk. Perkatakan janji firman-Nya dengan iman dan alami kuasa-Nya.

Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, kasih-Mu sungguh ajaib dan sempuna atasku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …