
KOMUNITAS : NO GOSIP
Mazmur 1:1-3
Amsal 10:20. “Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.”
Hari ini kita diingatkan bahwa kita akan menjadi orang yang berbahagia jika tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Mengapa? Karena nasihat orang fasik penuh dengan tipu muslihat (Amsal 10:32), mulutnya membinasakan sesama manusia (Amsal 11 : 9). Karena jalan orang berdosa tentulah jalan yang salah dan kumpulan pencemooh adalah kumpulan yang isinya orang-orang yang mencemooh, menggosip, dan menyinyir.
Dalam hidup berkomunitas, hati-hati jangan sampai dalam kumpulan kita terjebak dengan bergosip-ria. Gosip adalah sebuah obrolan atau rumor kosong, yang biasanya berkaitan tentang urusan pribadi atau orang lain. Gosip yang diucapkan tanpa tujuan yang konstruktif (dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai lashon hara, “Lidah jahat”) sebagai dosa. Berbicara secara negatif tentang orang-orang, bahkan walau sesuai dengan fakta yang sebenarnya, dianggap sebagai dosa, karena hal itu merendahkan martabat manusia – baik pembicara maupun subjek gosip tersebut. Jelas gosip adalah perbuatan dosa dan membuat orang tidak bahagia.
Untuk itu, biarlah setiap perkataan yang keluar dari mulut kita dipikirkan matang-matang terlebih dulu: apakah akan menjatuhkan orang lain atau sebaliknya, memberkati sesama kita (20-21). Diam sejenak sebelum merespons merupakan sikap berhati-hati yang akan menuai penghargaan dan penghormatan dari Tuhan maupun dari orang lain. Sebaliknya bicara tanpa pikir panjang sering mengakibatkan pertengkaran dan berujung pada penyesalan yang tak ada gunanya. Betapa banyaknya kata-kata yang salah mengubah persahabatan jadi permusuhan, damai sejahtera menjadi medan peperangan, simpati dan empati menjadi kecurigaan dan dendam. Marilah kita berkata benar karena perkataan orang benar sangat berharga.
Doa: “Ya Allahku, biarlah mulut dan lidahku mengeluarkan kata-kata yang benar untuk kemuliaan-Mu.”
Bacaan Setahun: Yohanes 16:12-15, Filipi 2:19-3:1a, Yeremia 13, 1 Tawarikh 11-12
GBI Pasir Koja 39 Bandung