Renungan Harian, 09 Oktober 2019

VISI ILAHI

Kisah Para Rasul 16:4-12

Kisah Para Rasul 16:9. “Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: “Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!”

Nommensen diutus sebagai misionaris ke tanah Batak pada tahun 1862. Ladang misi pertamanya adalah lembah Silindung. Dalam sepucuk surat yang dikirimnya ke Barmen, dia menuliskan penglihatan itu sebagai visi masa depan masyarakat Batak:

“Dalam roh saya melihat di mana-mana jemaat-jemaat Kristen, sekolah-sekolah dan gereja-gereja. Orang-orang Batak, tua dan muda, berjalan ke gereja-gereja itu. Di setiap penjuru saya mendengar bunyi lonceng gereja memanggil orang-orang beriman datang ke rumah Allah. Saya melihat di mana-mana sawah dan kebun-kebun diusahakan, padang-padang penggembalaan dan hutan-hutan yang hijau, kampung-kampung dan kediaman-kediaman yang teratur yang di dalamnya terdapat keturunan-keturunan yang berpakaian pantas. Saya melihat pendeta-pendeta dan guru-guru orang pribumi berdiri di atas mimbar, menunjukkan cara hidup Kristen kepada yang muda maupun yang tua. Anda mengatakan bahwa saya seorang pemimpi, tetapi saya berkata, tidak. Saya tidak bermimpi. Iman saya melihat itu semua. Karena itu, saya merasa gembira, walaupun mereka mungkin menentang firman Allah, yang mereka lakukan tepat seperti mudahnya mencegah firman Allah dari hati mereka. Suatu aliran berkat pastilah akan mengalir atas mereka. Hari sudah mulai terbit. Segera cahaya terang akan menembus, kemudian Matahari Kebenaran dalam segala kemuliaan-Nya akan bersinar atas seluruh tepi langit tanah Batak, dari Selatan bahkan sampai ke pantai-pantai Laut Toba.”

Ketika Nommensen meninggal pada tahun 1918, Gereja HKBP telah mencakup kurang lebih 180.000 anggota yang dibaptis, 510 sekolah dengan 32.700 murid, dan gereja yang dipimpin oleh 34 pendeta, 788 guru Injil dan 2200 orang penatua. Visi Ilahi terjadi karena ada mereka yang rela membayar harganya.

Ayat Bacaan Setahun: Yakobus 3:13-17; 1 Tesalonika 5:23-28; Yeremia 41; Ezra 3

Doa: “Ini kami, Tuhan. Utuslah kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …