Renungan Harian, 09 November 2019

MENANG DALAM PEPERANGAN

2 Tawarikh 20

2 Tawarikh 20:22. “Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: “Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!”

Kisah di 2 Tawarikh 20 menunjukkan, bahwa kemenangan yang dialami bangsa Israel atas musuhnya diperoleh melalui kuasa pujian yang mereka naikkan kepada Tuhan. Bukan suatu hal yang lazim bagi suatu bangsa untuk memenangkan peperangan dengan cara demikian. Pada umumnya, pilihan saat berperang dengan bangsa lain ada 2 yaitu, menyerang balik setelah memperhitungkan kekuatan tempur yang dimiliki atau menanyakan syarat-syarat perdamaian yang menunjukkan takluknya bangsa atau kerajaan itu terhadap penyerangnya.

Allah memberikan solusi yang aneh dan ajaib kepada bangsa Israel untuk menghadapi musuhnya yakni dengan cara memuji Tuhan. secara logika hal tersebut sulit diterima dan sangat tidak berkaitan dengan perang. Akan tetapi ketaatan Yosafat sebagai pemimpin dan rakyat bangsa Israel untuk tetap memuji Tuhan mendatangkan kemenangan yang ajaib.

Apa yang bisa kita petik sebagai pelajaran dari kisah tersebut?

Pertama, walaupun terlihat seperti tidak ada hubungan secara langsung, ternyata memuji Tuhan membawa kemenangan dalam hidup kita. Musuh bangsa Israel yang terlihat kuat dan hebat, tetapi saat Tuhan turun tangan, maka sehebat dan sekuat apa pun persoalan pasti bisa dikalahkan.

Kedua, saat berada di tengah kesulitan belajarlah tetap mengucap syukur melalui pujian. Tidaklah mudah untuk bisa memuji Tuhan, tetapi sekali lagi dalam iman dan kepercayaan kepada Tuhan pasti ada pertolongan. Memuji Tuhan di masa sulit, berarti memerintahkan akal dan jiwa kita untuk mempercayai Tuhan. Perkataan pujian yang menyatakan kebesaran kasih lambat laun akan mengubah pola pikir yang penuh rasa kuatir menjadi percaya dan penuh ucapan syukur.

Ayat Bacaan Setahun: 2 Petrus 3:15-18; 2 Timotius 4:9-22; Yehezkiel 8; Hosea 11

Doa: “Kami akan memuji Engkau selalu, tanda kami percaya kepada-Mu, ya Allah.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …