Renungan Harian, 09 November 2018

LAYAK DISEMBAH

Keluaran 20:1-11

Yehezkiel 14:3. “Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?”

Allah di dalam nama Yesus adalah Allah yang layak disembah, karena Allah di dalam Yesus adalah Pencipta alam semesta. Dia adalah Allah maha kuasa. Dua perintah pertama dari Sepuluh Perintah Allah ialah mengenai allah-allah lain, Allah menyatakan tidak ada Allah lain selain diri-Nya. Allah tidak mau ada pribadi lain yang disembah sebagai Allah.

Apa pun yang kita sembah sebagai allah, itu adalah berhala. Berhala-berhala dalam hati kita menyebabkan Tuhan tidak  berkenan  atas hidup kita. Berhala ialah sesuatu atau siapa pun yang menjadi tuhan dalam hidup kita. Jelas itu adalah menjadi dosa.

Sebagai contoh, karir bisa saja menjadi berhala buat kita. Tak ada yang salah apabila kita memiliki karir yang cemerlang, tetapi jika itu sudah menjadi lebih penting daripada Allah, maka itu disebut sebagai berhala. Relasi dengan suami, istri, atau keluarga kita bisa saja menjadi berhala buat kita, jika itu telah menjadi lebih penting daripada Allah. Uang dan harta benda  bisa saja menjadi berhala buat kita.

Tanpa kita sadari, kita bisa menjadikan apa saja sebagai berhala dalam hati kita. Kita tidak boleh memiliki tuhan lain selain Allah yang benar dan yang hidup.

Doa: “Tuhan Yesus, kami percaya bahwa Engkau adalah Allah yang benar. Kami menyembah dan memuliakan Engkau. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …