
KHAWATIR
Filipi 4:6-8
Filipi 4:7. “Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”
1. Jangan khawatir! Kekhawatiran bukan hanya kebiasaan buruk, tapi dosa karena Anda tidak mempercayai Allah. “Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari” (Matius 6:34).
2. Doakanlah segala hal. Doa bisa mengubah segalanya. Roma 8:32 mengatakan, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” Allah telah memecahkan kekhawatiran terbesar Anda yaitu harapan masuk sorga. Jika Allah begitu mengasihi Anda sehingga Dia mengutus Yesus untuk mati demi Anda, pasti Dia menyelesaikan masalah-masalah lainnya.
3. Bersyukurlah dalam segala hal. Apa pun yang terjadi, mengucap syukurlah. Anda tidak pernah boleh bersyukur atas ketidakadilan atau kejahatan. Anda tidak perlu bersyukur untuk kanker atau kecelakaan mobil atau perang atau pelecehan yang ada di dunia ini. Tapi bersyukurlah, karena Anda tahu bahwa Tuhan akan melindungi, menolong dan memenuhi semua yang Anda butuhkan.
4. Pikirkan tentang hal-hal yang benar. Allah memberi kita daftar hal-hal yang harus dipikirkan, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan yang patut dipuji. Di mana Anda menemukan hal-hal yang kudus dan indah itu? Anda hanya bisa menemukan pemikiran-pemikiran itu di dalam firman Tuhan. Anda harus membacanya, mempelajarinya, menghafalnya, dan mengisi pikiran Anda dengan itu.
Yesaya 26:3 berkata, “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.”
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ajar aku tidak khawatir tetapi biarlah aku mengucap syukur karena aku percaya pada-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung