ADA KEBANGKITAN SETELAH KEMATIAN
1 Korintus 15:20-34
1 Korintus 15:32b. “Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati.”
Kematian masuk ke dunia sebagai akibat dari dosa Adam dan Hawa. Dalam Roma 5:12-21, Paulus menjelaskan mengapa dosa Adam mendatangkan dosa bagi semua manusia, bagaimana kematian dan dosa menyebar kepada semua manusia akibat dosa pertama ini. Jika kematian mengakhiri segalanya, maka menikmati hidup akan merupakan satu-satunya hal yang penting. Akan tetapi, orang-orang Kristen mengetahui bahwa kehidupan berlanjut sesudah kematian, dan bahwa kehidupan di bumi hanyalah suatu persiapan untuk kehidupan yang tidak akan pernah berakhir atau kekal. Apa yang Anda lakukan saat ini penting atau menentukan untuk kekekalan.
Dilihat dari sudut kekekalan, memilih tindakan untuk berdosa merupakan tindakan spekulasi yang bodoh. Kepercayaan Anda pada kebangkitan akan memengaruhi pandangan Anda tentang masa depan. Hal tersebut juga seharusnya memengaruhi cara hidup Anda saat ini.
Salah cara hidup adalah ketika Anda memilih atau menetapkan dengan siapa Anda bergaul. Bergaul dengan orang-orang yang menyangkal kebangkitan, bisa merusak karakter Kristen yang baik. Jangan biarkan hubungan Anda dengan orang-orang yang tidak percaya membawa Anda menjauhi Kristus atau menyebabkan iman Anda goyah.
Doa: “Kami mau menjaga hidup kami dengan baik dan menjauhi pergaulan yang buruk, agar iman kami tidak goyah, bahkan terus bertumbuh. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung