Renungan Harian (08 September 2017)

ORANG KRISTEN DAN BUAH ROH

Galatia 5:22-23

Galatia 5:16b. “…  hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”

Setiap orang terlahir dengan membawa dosa asal. Kemudian dia akan bertumbuh melalui proses pengasuhan dan pendidikan oleh orang tua, kakak, guru, teman, dan orang-orang lainnya yang juga sudah mengalami pencemaran dosa. Dia juga dibesarkan dalam lingkungan dan masyarakat yang sudah cemar dosa. Proses seperti ini menghasilkan manusia-manusia yang cacat dalam pikiran, perasaan dan karakter; ada yang pemarah, suka memfitnah, cepat tersinggung, ada yang minder, iri hati, ada yang pendendam, ada yang sedikit lebih baik, ada juga yang jahat, dan segala bentuk karakter lainnya. Sekali karakter seseorang terbentuk, menjadi sangat sulit untuk diubah.

Ketika seseorang mengalami anugerah penebusan, dia dijadikan ciptaan baru di dalam Kristus. Roh Kudus memeteraikan diri-Nya dan tinggal di dalam dia. Roh Kudus juga menciptakan suatu kecenderungan hidup baru, yaitu hidup di dalam kebenaran. Roh Kudus akan terus-menerus mengingatkan, bahwa dia adalah seorang berdosa yang sudah ditebus dalam Kristus, dan sekarang Allah mau agar dia bertumbuh dalam pengajaran firman yang sehat, membentuk dia menjadi manusia Kristen seutuhnya.

Roh Kudus mampu mengerjakan apa yang tidak bisa dikerjakan oleh manusia, tapi hal itu tidak akan terjadi secara otomatis. Langkah yang harus dilakukan setiap orang percaya adalah menyangkal diri dan menjadi murid Kristus yang sejati. Dia harus menyerahkan hak hidupnya ke dalam tangan Tuhan, menjalani kehidupan yang taat kepada firman, dan terus hidup bergaul dengan Tuhan.

Firman Allah yang hidup akan mengoreksi kesalahan kita dan mengajarkan pada kita bagaimana hidup secara benar. Di dalam proses seperti itulah, Roh Kudus akan mengubah kita, menjadikan kita anak-anak Allah yang bertumbuh semakin meneladani Kristus, dan menghasilkan buah-buah karakter seperti yang dimiliki Kristus.

Doa: “Biarlah buah Roh muncul dalam hidup saya, ya Allah, sehingga karakter Kristus itu semakin sempurna dalam hidup saya. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …