
KEPUTUSAN YANG TEPAT
Amsal 3:1-26
Amsal 3:21. Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu.
Setiap kita pernah diperhadapkan pada situasi bergumul untuk mengambil keputusan. Untuk dapat mengambil keputusan yang tepat, kita harus mempertimbangkan banyak hal yang terkait. Setiap masalah pasti memiliki pertimbangan tersendiri, umumnya tidak ada masalah yang benar-benar sama. Itu sebabnya setiap kita dituntut untuk bersikap bijak dalam menyikapi berbagai masalah yang dihadapi agar mampu memberikan keputusan yang tepat.
Bila pemimpin membuat keputusan hanya berdasarkan pandangan baik menurut dirinya saja, maka keputusan yang diambil bisa saja tidak tepat atau bahkan merugikan banyak orang. Ia harus selalu bijak membuat keputusan yang sesuai dengan kepentingan bersama.
Demikian pula dengan kita sebagai orang percaya. Dalam perjalanan hidup kita, apa pun pekerjaan dan jabatan kita, di lingkungan seperti apa kita berada, apa pun yang dihadapi tidak pernah terlepas dari maksud dan tujuan Tuhan dalam hidup kita. Oleh sebab itu ketika kita dihadang berbagai masalah, maka kita selayaknya mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum membuat keputusan.
Firman-Nya mengajarkan kita untuk mengedepankan hikmat dari Tuhan dalam membuat keputusan apa pun itu. Sebab melalui hikmat, kita dipimpin kepada jalan yang benar sesuai kehendak Tuhan. Jangan lupakan ajaran Tuhan. Percayalah pada Tuhan dengan sepenuhnya, dan jangan bergantung pada pengetahuan kita sendiri. Dalam setiap langkah ingatlah apa yang dikehendaki Allah, dan Allah akan menolong kita melakukan yang benar.
Jangan percaya pada kebijaksanaan kita sendiri, tetapi takut dan hormatilah Allah dan jauhi kejahatan. Jagalah kemampuan kita untuk berpikir dan rencanakan sesuatu dengan bijaksana. Muliakanlah Tuhan dalam segala jalan dan langkah kita.
Doa: “Tuhan Yesus, aku mau memiliki hati yang mengasihi firman-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 18:1-17; I Korintus 5; Pengkhotbah 4:7-5:6; Yosua 15-16.
GBI Pasir Koja 39 Bandung