
BERITA KARENA FAKTA
Lukas 1:26-38
Lukas 1:31. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Kelahiran Yesus dari seorang perawan adalah sebuah mukjizat yang sulit dipercaya dan diterima akal. Tiga fakta berikut ini menguatkan iman dan meneguhkan berita itu:
- Lukas adalah seorang tabib, dan ia mengetahui betul bagaimana bayi terbentuk dalam kandungan seorang wanita. Sama seperti kita, ia pasti sulit memercayai tentang kelahiran bayi dari seorang perawan, namun ia melaporkannya sebagai sebuah fakta.
- Lukas adalah seorang peneliti yang seksama yang mendasarkan Injilnya pada kisah-kisah dari saksi mata. Menurut tradisi, Lukas berbicara langsung dengan Maria tentang peristiwa-peristiwa yang ia catat dalam dua pasal yang pertama. Ini adalah cerita Maria, bukan hasil khayalan yang fiktif.
- Orang-orang Kristen dan Yahudi yang menyembah Allah sebagai Sang Pencipta alam semesta seharusnya tidak meragukan, bahwa Allah memiliki kuasa untuk menciptakan seorang anak dalam rahim seorang perawan.
Yesus dilahirkan tanpa dosa yang masuk ke dunia melalui Adam. Ia dilahirkan dalam keadaan kudus, sama seperti Adam diciptakan tanpa dosa. Berbeda dengan Adam yang tidak menaati Allah, Yesus taat kepada Allah dan karena itu Ia mampu menghadapi akibat dosa untuk menggantikan kita dan menjadikan kita berkenan kepada Allah.
Berita kelahiran atau pemberitahuan Allah tentang kelahiran seorang anak istimewa seringkali mendapat berbagai tanggapan di dalam Alkitab. Sarah istri Abraham tertawa. Zakharia meragukannya sehingga ia menjadi bisu hingga Yohanes lahir. Sebaliknya Maria menerima dengan penuh kerendahan hati meskipun mustahil secara manusia. Respon kita terhadap berita dan permintaan-Nya janganlah berupa tawa atau keraguan, responi dengan penuh kerelaan dan keyakinan.
Doa: “Tuhan Yesus, kami percaya, bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Kami percaya kepada-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 5; Ibrani 7:11-17; Yehezkiel 37; Habakuk 2
GBI Pasir Koja 39 Bandung