MEMPERTAHANKAN INTEGRITAS
2 Korintus 4:1-15
2 Korintus 4:2. “Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah.”
Bila kita tidak memiliki integritas, maka kita adalah pembohong, penjilat dan pengkhianat. Rick Warren memberikan beberapa patokan untuk mengevaluasi apakah kita adalah orang yang memiliki integritas.
- Menepati ucapan. Orang-orang yang memiliki integritas akan menepati ucapan mereka. Apakah Anda selalu menepati ucapan Anda ?
- Membayar tagihan. Apakah Anda menghabiskan lebih banyak daripada yang Anda hasilkan? Apakah Anda berhutang untuk hal-hal yang sesungguhnya tidak mampu Anda bayar? Itu tanda kurangnya integritas. Mazmur 37:21 mengatakan, “Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah.”
- Menolak bergosip. Tuhan mencari orang yang tahu bagaimana menyimpan rahasia. Jangan membicarakan orang di belakang mereka. “Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara.” (Amsal 11:13).
- Bawa persepuluhan dengan setia. Kemana Anda menghabiskan uang Anda terlebih dahulu, itulah yang paling penting buat Anda.
- Lakukan yang terbaik di tempat kerja. Jika Anda orang percaya, bos Anda yang sebenarnya adalah Tuhan, dan apakah orang lain memandang pekerjaan Anda atau tidak, Tuhan melihatnya dan menghargainya.
- Tulus dengan orang lain. Seseorang yang berintegritas tidak bertingkah laku yang berbeda, baik itu di gereja dan di tempat kerja, atau di lapangan golf.
Jaga prinsip dan integritas hidup Anda untuk menempatkan diri menjadi orang yang berkenan di mata Tuhan.
Doa: “Bapa di sorga, terima kasih untuk kekuatan anugerah-Mu. Biarlah kami memiliki integritas untuk menjalani hidup yang tulus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung