Renungan Harian (07 September 2015)

07BERSIAPLAH SETIAP SAAT!

Matius 25:1-13

Matius 25:1. “Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.”

Ketika kedatangan-Nya yang kedua kalinya, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita, bahwa semua manusia yang telah mengaku percaya akan turut serta dalam Kerajaan Sorga. Hal ini dapat digambarkan melalui perumpamaan tentang sepuluh orang gadis yang menanti kedatangan mempelai laki-laki. Lima orang gadis yang menanti dikategorikan sebagai orang bodoh, karena membawa pelita tetapi tidak membawa minyak, dan lima gadis bijaksana membawa pelita beserta minyaknya. Ketika mempelai laki-laki datang lima orang gadis bodoh tersebut akhirnya tidak turut ambil bagian dalam perjamuan kawin tersebut, sebab mereka tidak siap untuk menanti kedatangan mempelai laki-laki. Perumpamaan ini ingin memperlihatkan sikap penantian seorang yang bodoh dan yang bijaksana. Supaya setiap orang percaya memang benar-benar pada posisi yang siap untuk menanti, kapan pun Yesus datang kita memang sudah benar-benar siap akan kedatangan Tuhan.

Para gadis yang bijaksana itu telah mempersiapkan diri dengan matang atas segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Jika pelita menjadi bahagian yang begitu penting untuk penantian mereka, maka pelita itu pastinya harus sudah dipersiapkan untuk dapat tetap menyala. Sebelum kedatangan mempelai laki-laki, kelima gadis bodoh itu dengan pelita yang ada padanya nampaknya sudah siap, namun kenyataannya ketika mempelai laki-laki akan segera tiba, pelita itu sama sekali tidak dapat diandalkan untuk menyambut kedatangan mempelai.

Kita sedang menanti kedatangan Kristus, maka bagaimana sikap penantian kita? Sudahkah kita siap menanti kedatangan Tuhan yang tidak dapat kita duga? Kita dapat memperlihatkan identitas sebagai orang kristen yang berdoa dan beribadah, namun apakah sikap dan perbuatan kita sudah siap sebagaimana kita mengimani Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita? Pengikut Kristus yang mempersiapkan diri menantikan kedatangan-Nya pastinya akan selalu hidup dalam pertumbuhan rohani, yang mengarahkan hidupnya sebagaimana yang Tuhan kehendaki.

Doa: “Terima kasih Tuhan karena saya percaya Roh Kudus telah diutus untuk menolongku untuk menjadi seperti lima gadis yang bijaksana, sehingga saya dapat masuk ke dalam pesta perkawinan Anak Domba. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …