
SURAT KRISTUS YANG TERBUKA
2 Raja-Raja 5:1-5
2 Korintus 3:3. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.
Sebagai pengikut Kristus keberadaan kita seperti surat yang terbuka, yang dapat dibaca dan dikenal oleh semua orang. Melalui kehidupan kita, orang lain akan melihat apakah Kristus ada di dalam kita. Oleh karena itu, kita tidak boleh sembarangan atau sembrono dalam menjalani kehidupan kekristenan kita, karena di mana pun kita berada, ke mana pun kita pergi dan kapan pun waktunya, kita sedang mempertaruhkan nama Kristus di mata dunia. Sikap, tutur kata dan perilaku kita sehari-hari akan terlihat jelas seperti coretan di lembaran kertas kehidupan; inilah surat terbuka kita, di mana orang lain dapat melihat dan membacanya secara langsung.
Alkitab menceritakan ada seorang anak perempuan tawanan dari Israel yang memberitahukan kepada tuannya ketika Naaman menderita sakit kusta, bahwa di Samaria ada seorang nabi yang mampu menyembuhkan penyakit panglima raja Aram ini. Kesaksian anak ini menjadi berkat bagi Naaman. Bisa saja anak ini tidak memberitahu Naaman, karena merasa bahwa dia ditawan oleh panglima ini. Namun, dia tidak memendam sakit hati tetapi justru melakukan kebaikan untuk orang yang menyakitinya. Inilah satu contoh menjadi suratan Kristus yang terbuka.
“Menjadi surat Kristus” berbicara tentang sikap hati kita terhadap firman Tuhan. Bagaimana menjaga hati kita? Dengan menjaganya sesuai dengan firman Tuhan. Ketaatan adalah sebuah pilihan hidup, bukan masalah bakat atau talenta, dan Tuhan sudah memberikan kepada kita Penolong yaitu Roh Kudus, yang menuntun, membimbing dan memberi kesanggupan kepada kita untuk melakukan firman Tuhan!
Doa: “Ya, Roh Kudus berilah kesanggupan saya untuk menjadi surat Kristus yang terbuka yang dibaca setiap orang, sehingga mereka melihat Kristus dalam diriku. Amin.”
Bacaan Setahun: Yakobus 2:18-26; 1 Tesalonika 5:1-11; Yeremia 39; Ezra 1:1-2:35.
GBI Pasir Koja 39 Bandung