Lukas 24:1-12
Lukas 24:6. “Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,”
Kebangkitan Yesus juga diperkuat beberapa kenyataan berikut: (1). Kubur yang kosong. Jika memang musuh Yesus yang mencuri mayat Kristus, masakkan mereka tidak memperlihatkan-Nya untuk membuktikan, bahwa Ia tidak bangkit. Dan jika murid-murid-Nya yang mencuri mayat Kristus, mereka tentu tidak akan pernah mau mengorbankan nyawa dan harta milik mereka untuk apa yang mereka ketahui sebagai sebuah kebohongan.
(2). Keberadaan, kuasa, sukacita dan pengabdian gereja yang mula-mula. Jikalau Yesus tidak bangkit dan menampakkan diri kepada mereka, maka mereka tidak akan mengalami perubahan dari kemurungan kepada sukacita, semangat dan pengharapan yang luar biasa (Luk. 24:52-53).
(3). Penulisan Perjanjian Baru. PB ditulis oleh orang-orang yang memberikan nyawa mereka bagi kebenaran yang Kristus ajarkan. Mereka tentu tidak akan pernah mau bersusah payah menulis tentang seorang Mesias dan pengajaran-Nya jika pelayanan-Nya berakhir dalam kematian dan kekecewaan.
(4). Baptisan dalam Roh Kudus dan pernyataan-pernyataan yang menyertai-Nya. Fakta, bahwa Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta sebagai suatu kenyataan yang dialami oleh orang merupakan bukti bahwa Yesus telah bangkit dan naik ke sorga. Jika Kristus tidak bangkit, tidak akan pernah ada pengalaman baptisan dalam Roh Kudus.
Perjumpaan dengan Kristus lah yang dapat membuat seseorang mengalami perubahan total dalam kehidupannya. Berjuta-juta manusia sepanjang 2000 terakhir telah mengalami hidup yang diubahkan karena perjumpaan dengan Kristus dalam hidup mereka dan penyertaan Roh Kudus di dalam hati dan hidup mereka.
Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda mengalami perjumpaan dengan Dia? Sudahkan Anda mengalami hidup yang diubahkan dan hidup yang sepenuhnya dipimpin oleh Roh Kudus? Jika belum, berdoalah dan alami Dia saat ini. Maka, seperti jemaat mula-mula, Anda pasti akan dibakar dengan api kasih Allah dan semangat yang luar biasa untuk hidup menjadi saksi-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, Engkau adalah Allah yang hidup. Biarlah setiap hari kami selalu mengalami perjumpaan dengan Engkau, yang membakar hati kami untuk sungguh-sungguh hidup bagi-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
