
PEMBENTUKAN KARAKTER
Kejadian 45
Kejadian 50:20. “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”
Cara Tuhan untuk membentuk karakter seseorang adalah dengan memakai manusia atau orang-orang di sekitarnya. Manusia diciptakan bukan untuk hidup seorang diri. Tuhan memberikan orang-orang di sekelilingnya untuk berkomunikasi serta membina hubungan satu sama lain. Ketika kita berhubungan satu sama lain tidak jarang kita “bergesekan” karena berbeda karakter. Entah itu kita difitnah, diperlakukan tidak adil, dimusuhi dan sebagainya. Namun itulah cara Tuhan ingin melihat karakter kita, apakah kita punya karakter untuk mengampuni.
Tuhan membentuk karakter Yusuf melalui saudara-saudaranya sendiri. Yusuf mengalami perlakuan buruk dari saudaranya bahkan mengalami fitnahan dari istri Potifar. Namun, Yusuf mempunyai karakter yang baik. Yusuf tidak menyimpan sifat dendam pada orang-orang yang menyakitinya. Sebaliknya Yusuf mengampuni dan Yusuf tidak bersungut-sungut kepada Tuhan atas sikap buruk yang dilakukan orang-orang sekelilingnya.
Mungkin hari ini Anda mengalami masalah dengan sesama. Mungkin kita disakiti, dihina, difitnah atau apa pun yang menyakitkan hati. Ampunilah mereka dan ingatlah, bahwa itu adalah cara Tuhan memproses karakter Anda sehingga semakin hari semakin sempurna seperti karakter Kristus.
Doa: “Tuhan, biarlah orang-orang sekelilingku memproses dan membentuk karakterku. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 1:43-51; I Korintus 16:10-24; Yesaya 14:1-27; I Samuel 14.
GBI Pasir Koja 39 Bandung