Renungan Harian (07 Januari 2016)

07KESALEHAN DAN KEGIGIHAN NEHEMIA

Nehemia 9:1-10

Nehemia 9:10. “Engkau telah memperlihatkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat di depan Firaun dan semua pegawainya serta seluruh rakyat negerinya, karena Engkau mengetahui mereka bertindak angkuh terhadap nenek moyang kami. Dengan demikian Engkau telah memasyhurkan nama-Mu sebagaimana nyata hari ini.”

Nehemia melayani sebagai juru minuman (merupakan kedudukan istimewa) Artahsasta I (Raja Persia). Ketika ia menerima kabar, bahwa orang buangan yang kembali ke Yehuda dari Babel dan Persia sedang dalam kesulitan dan tembok Yerusalem masih berupa puing. Setelah mendoakan keadaan Yerusalem, Nehemia diberi kuasa oleh Raja Artahsasta untuk pergi ke Yerusalem sebagai gubernur dan membangun kembali tembok-tembok kota. Selaku pemimpin yang diilhami, ia mengerahkan orang-orang sebangsanya untuk membangun kembali seluruh tembok kota dalam 52 hari saja sekalipun terjadi pertentangan yang gigih (Sanbalat dan Tobia). Imam Ezra membantu Nehemia dalam memajukan kebangunan dan pembaharuan rohani di antara kaum sisa yang kembali.

Nehemia adalah contoh yang bagus di Alkitab dari seorang pemimpin saleh yang dalam pemerintahan: orang bijaksana, berprinsip, berani, integritas tak tercela, iman yang kokoh, belas kasihan bagi yang tertindas, dan sangat berbakat besar dalam kepemimpinan dan organisasi. Sepanjang masa baktinya selaku gubernur, Nehemia tetap jujur, rendah hati, bebas dari keserakahan, mengorbankan diri, dan tidak tercela dalam kedudukan atau kuasanya. Ia juga seorang pemimpin yang mengandalkan doa. Tidak kurang dari 11 kali dikisahkan bagaimana ia memanjatkan doa atau doa syafaat kepada Allah. Ia seorang yang melaksanakan tugas-tugas yang tampaknya mustahil, tetapi sanggup ia lakukan karena ketergantungannya yang mutlak kepada Allah.

Dari kisah Nehemia ini kita boleh mengambil pelajaran bahwa doa, pengorbanan, kerja keras, serta kegigihan bekerja sama dalam mewujudkan visi yang diberi oleh Allah.

Doa: “Tuhan Yesus, mampukan kami untuk melakukan tugas-tugas kami di masyarakat dengan baik sehingga visi-Mu dapat terpenuhi di dalam hidup kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …