
PENGHARAPAN
Yohanes 19:31-37
1 Petrus 1:3. “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,”
Perjalanan panjang dari Getsemani ke Golgota membutuhkan waktu kurang dari dua puluh empat jam dan berakhir dengan Yesus menyerahkan nyawa-Nya. Tenggelamnya matahari membawa serta datangnya hari Sabat orang Yahudi, sehingga komandan prajurit Romawi harus mempercepat kematian mereka yang masih hidup. Menurut hukum Yahudi, tidak boleh ada mayat orang tergantung pada hari ketujuh. Cara yang paling umum untuk membawa penyaliban kepada akhir yang segera adalah dengan mematahkan kedua kaki orang yang disalib. Hal ini bukan hanya akan menyebabkan nafas menjadi semakin sulit, tetapi menyedot habis segala kehidupan yang masih ada di dalam diri orang yang disalib.
Para prajurit mematahkan kaki kedua kriminal yang disalib bersama Yesus, akan tetapi ketika mereka menghampiri Yesus, mereka melihat, bahwa Yesus sudah mati. Perkataan Yesus yang terakhir di kayu salib adalah, “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” (Lukas 23:46.). Hal ini menunjukkan, bahwa Ia memegang kontrol atas kematian-Nya. Jika Ia mati karena kedua kaki-Nya dipatahkan, maka kematian-Nya adalah hasil pekerjaan manusia. Tetapi, Ia dengan rela menyerahkan nyawa-Nya karena cinta-Nya atas kita.
Saya teringat satu lagu yang terkenal yaitu, Give Thanks. Lirik lagunya: And now let the weak say, “I am strong.” Let the poor say, “I am rich.” Because of what the Lord has done for us. (Kini yang lemah berkata: “ku kuat”, yang miskin berkata: “ku kaya”, karna semua yang Yesus perbuat bagi kita).
Orang percaya memiliki pengharapan di dalam Dia yang sudah mengorbankan diri-Nya agar kita tidak binasa, tetapi memperoleh hidup yang kekal. Jangan putus asa, teruslah berharap kepada Yesus, sumber pengharapan kita.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, untuk hidup yang penuh pengharapan di dalam-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Markus 15:20b-47; Kisah Para Rasul 27:14-26; Mazmur 119:33-56; Bilangan 19
GBI Pasir Koja 39 Bandung