FEBE, WANITA YANG HIDUPNYA BERDAMPAK
Roma 16:1-2
Roma 16:1-2. “Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea,… Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri.”
Salam Paulus kepada sekurang-kurangnya 8 orang wanita dalam pasal ini menunjukkan, bahwa wanita menjalankan pelayanan yang penting di gereja kala itu. Salah satu sosok wanita yang disebutkan Paulus sebagai orang yang telah membantu banyak orang dan juga Paulus sendiri adalah Febe.
Ada kemungkinan besar, bahwa Febe adalah orang yang diutus Paulus ke Roma untuk mengantarkan surat ini. Ia adalah seorang diaken wanita dari jemaat di Kengkrea yang melayani orang miskin, orang sakit dan yang sangat memerlukan pertolongan. Ia juga membantu para misionaris seperti Paulus, dan seseorang yang menjalankan pelayanan yang penting di gereja ketika itu.
Nama Febe berasal dari Yunani “Phoibe”, yang artinya bersinar (gelar yang diberikan oleh Dewa Artemis). Hal ini menunjukkan, bahwa Febe bukan seorang Yahudi. Tetapi Alkitab mencatat bahwa ia adalah orang yang percaya kepada Tuhan Yesus dan setelah percaya kepada Tuhan Yesus hidupnya telah diubahkan. Febe dikenal karena, ia seorang yang murah hati; dan setiap orang, jemaat dan para rasul pada saat itu mengenalnya, karena hatinya selalu terbuka untuk mereka. Febe bukan hanya percaya saja, tapi juga memiliki komitmen untuk melayani Tuhan.
Febe telah menjadi contoh bagi setiap kita, untuk menyerahkan seluruh kehidupan kita untuk melayani Tuhan dan sesama. Ia seorang wanita yang memiliki hidup yang berdampak bagi banyak orang. Bagaimana dengan Anda dan saya? Apakah hidup kita sudah menunjukkan buah pertobatan, dimana orang dapat melihat perubahan yang nyata dari diri kita, dari sebelum mengenal Kristus hingga kini setelah kita telah mengaku sebagai orang percaya? Sudahkah kita murah hati seperti Febe? Dan apakah kita telah sungguh-sungguh memiliki komitmen untuk melayani Tuhan?
Doa: “Kami mau menyerahkan seluruh hidup kami untuk-Mu, ya Allah. Biarlah hidup kami menjadi berkat bagi sesama, membawa dampak dan memuliakan Kristus senantiasa. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung