SEKALI-KALI SAJA
Wahyu 3:14-22
Imamat 11:45. “Sebab Akulah TUHAN yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir, supaya menjadi Allahmu; jadilah kudus, sebab Aku ini kudus.”
Berbicara tentang akhir zaman, seringkali kita melihat orang-orang yang belum mengenal Tuhan sebagai tanda-tandanya. Jika orang lain melakukan hal yang tidak benar, mungkin kita mengecapnya sebagai orang akhir zaman. Namun, bagaimana dengan kita yang telah mengenal Tuhan mempersiapkan akhir zaman itu?
Rupanya tidak sedikit anak-anak Tuhan yang mudah menoleransi kekudusan. Suka bergosip, suka membaca ramalan, berbohong demi kebaikan, dan lain-lain. “Tidak apa-apa, toh sekali-kali saja. Cuma baca kok, tidak percaya sama begituan,” ujar seseorang setelah ditanya mengenai hal-hal tersebut.
“Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!” firman Tuhan berkata demikian. Jadi Tuhan mengetahui segala pekerjaan dan pelayanan yang dilakukan anak-anak-Nya, tetapi Tuhan pun menghendaki kekudusan dan kesempurnaan (Matius 5:48). Tuhan mengapresiasi semua kebenaran yang kita lakukan dan Ia pun tidak dapat toleransi akan dosa.
Tuhan telah memberikan jaminan keselamatan dan kemampuan bagi anak-anak-Nya untuk memiliki kehidupan yang kudus. Kini adalah tugas kita sebagai anak-anak-Nya. Hendaklah kita jangan suam-suam kuku, tanpa toleransi kepada Tuhan. Mari kita menjaga kekudusan yang telah Tuhan berikan sambil menanti kedatangan-Nya yang kedua kali. Mari dengan segenap hati kita mengenal dan melaksanakan kehendak-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, Engkau telah memberikan segalanya untuk kami. Kami ingin hidup di dalam kekudusan dan pengenalan akan Engkau. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung