ELEMEN PENYEMBAHAN
Kejadian 22:1-14
Kejadian 22:5. “Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”
Di Kejadian 22:5 kata ‘penyembahan’ pertama kali muncul di Alkitab. Lewat kisah hidup Abraham kita dapat belajar tentang elemen-elemen yang ada pada sebuah penyembahan sejati.
- Pewahyuan. Kisah hidup Abraham dimulai dengan Allah yang menyatakan diri-Nya kepada Abraham dan berbicara kepadanya. Penyembahan yang sejati dasarnya adalah tentang pewahyuan tentang Allah. Siapa Allah dalam hidup Anda akan menentukan bagaimana cara Anda menyembah-Nya, menghormati-Nya dan menaati-Nya.
- Persiapan. Pewahyuan yang Allah nyatakan bagi Abraham di Kejadian 22 sangatlah sulit untuk diterima. Abraham telah mempersiapkan dirinya untuk taat dengan segera. Ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkat untuk menyembah Allah. Tanpa mempersiapkan hati kita untuk menyembah Allah, kita tidak akan dapat benar-benar menyembah Dia, meski tim pelayanan Ibadah telah memimpin dengan baik. Salah satu cara mempersiapkan diri adalah dengan membereskan dosa, mengenyahkan kekuatiran, dan melepaskan pengampunan.
- Pemisahan. Dalam perjalanannya, Abraham meninggalkan para bujangnya, karena mungkin saja mereka akan menghalanginya untuk mempersembahkan Ishak bagi Allah. Kita harus memisahkan diri dari hal-hal yang dapat menghalangi kita dalam menyembah Tuhan. Hal seperti pekerjaan, hobi, kesenangan pribadi, bahkan keluarga dapat menjadi penghalang untuk beribadah kepada Tuhan.
- Dedikasi. Penyembahan bukan soal angkat tangan, bersujud, atau berlutut, tetapi soal hidup yang didedikasikan bagi Allah. Seperti Abraham, saat kita menyerahkan kehendak bebas kita untuk panggilan Allah, itulah penyembahan.
Doa: “Kami mau menyerahkan kehendak bebas kami untuk tunduk kepada kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung