Matius 28:1-10
Matius 28:6a. “Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.”
Kebangkitan Kristus merupakan sebuah peristiwa yang cukup terbukti secara historis. Setelah Ia bangkit, Kristus tetap tinggal di bumi selama 40 hari, menampakkan diri dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Ia menampakkan diri dan berbicara kepada para murid-Nya, Maria Magdalena, para wanita yang kembali dari kuburan, Petrus, dua orang murid yang menuju Emaus, banyak orang yang menyaksikan-Nya naik ke sorga dan Ia juga menampakkan diri kepada Paulus.
Kebangkitan-Nya adalah sebuah kebenaran utama dalam Injil dan penting bagi orang percaya. Mengapa? Karena kebangkitan-Nya membuktikan, bahwa Dia Anak Allah yang telah mengalahkan maut (Yoh. 10:17-18; Rm. 1:4). Ini berarti, bahwa Tuhan Yesus lebih berkuasa dari kematian. Kebangkitan-Nya juga memberikan kepastian, bahwa orang percaya pun kelak akan mengalami kebangkitan dan tidak akan mengalami kematian kekal. Kebangkitan Kristus juga menunjukkan, bahwa Allah pasti menggenapi janji-janji-Nya.
Seandainya Tuhan Yesus tidak bangkita, maka kita akan selalu berada di bawah dosa dan kematian. (Rm. 5:12; 6:23) Kita tidak akan memiliki harapan, sehingga kita mungkin berkata, ”Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita akan mati.” (1 Kor. 15:32) Tetapi dengan kebangkitan-Nya, maka bersenang-senang bukanlah hal utama bagi kita, sebaliknya kita mestinya mengejar pengenalan akan Tuhan dengan menaati perintah-Nya, karena kita tahu, bahwa ada kehidupan kekal yang menanti kita.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, karena dengan kebangkitan-Mu kini kami memiliki kepastian penuh akan kebangkitan dari kematian, hidup yang kekal dan juga kepastian, bahwa Engkau pasti menepati janji-janji-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
