SEPAKAT
Matius 18:19-20
Matius 18:20. “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
Kata “sepakat” menurut kamus besar bahasa Indonesia, berarti sependapat, semufakat. Tuhan Yesus dalam kitab Matius sangat menghargai mereka yang sepakat dalam berdoa. Pengalaman yang indah dialami seorang anak Tuhan yang bergumul untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Dalam pergumulannya itu, ia dan kedua orangtuanya berserah, berdoa dan berpuasa hanya kepada Tuhan Yesus. Selain berdoa bersama, ia berdoa berpuasa tanpa sepengetahuan orangtuanya. Demikian juga, tanpa sepengetahuannya, ayah dan ibunya berdoa dan berpuasa secara tersendiri. Dengan melakukan hal yang sama dengan isi doa dan puasa yang sama pula, mereka sepakat memohon hal yang sama dengan sehati. Hari di mana pengumuman masuk perguruan tinggi diumumkan, hasilnya sangat mengejutkan, ia berhasil masuk ke perguruan tinggi impiannya.
Tuhan Yesus mengatakan kepada kita, bahwa dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya maka Dia hadir. Dua atau tiga orang berkumpul dapat terjadi dengan mudah dalam keluarga. Dalam keluarga terdiri dari dua orang yaitu suami istri atau tiga orang yaitu suami istri dan anak. Keluarga yang berkumpul sehati berdoa dalam nama Yesus akan menghadirkan Kristus di tengah-tengah keluarga.
Namun, kesatuan hati tidak dapat kita peroleh dengan begitu saja. Kita perlu membangunnya dengan menjalin komunikasi yang baik antar anggota keluarga, terlebih lagi meluangkan waktu bersama untuk berdoa dan saling membagikan firman Tuhan. Hendaknya kita tidak menuntut keluarga kita untuk sehati, tetapi biarlah kita menuntut diri kita sendiri untuk membangun kesatuan ini kepada keluarga kita. Mulailah dengan kerendahan hati dan berserah kepada Tuhan. Mintalah, maka Tuhan akan memberikan. Bersama dengan Tuhan Yesus, tiada yang sulit!
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus untuk keluarga yang Engkau anugerahkan bagi kami. Kami mau lebih lagi membangung kesatuan hati kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung