Renungan Harian, 06 Juli 2018

MATA ROHANI YANG BARU

Kisah Para Rasul 9:3-17

Kisah Para Rasul 9:18. “Seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi.”

Shirl Jennings mengalami kebutaan selama 40 tahun, sampai akhirnya pada tahun 1991 setelah menjalani dua kali operasi, ia akhirnya dapat melihat. Namun, ternyata Shirl masih terus harus beradaptasi untuk melihat. Ia belum dapat mempercayai pandangannya. Seperti seorang bayi yang baru belajar melihat, segala sesuatu tampak baru, menakjubkan, dan menakutkan karena ia belum yakin untuk melihat.

Walaupun Shirl dapat mengenali orang dan benda-benda dengan alat inderanya yang lain, ia belum dapat mengenali mereka dengan penglihatan. Orang-orang berharap ia dapat segera beradaptasi, tetapi ia masih kesulitan untuk memahami segala sesuatu yang kini dilihatnya.

Tidakkah hal yang sama terjadi ketika kita menerima anugerah keselamatan dari Allah?

Setelah Paulus mengalami kebutaan dalam perjalanan ke Damsyik, pemulihan penglihatannya menjadi perumpamaan yang kuat bagi penglihatan rohani yang kemudian ia terima dari Tuhan Yesus Kristus (Kisah Para Rasul 9:3-17). Kita tidak tahu apa yang dialami Paulus selama 3 tahun di Arab setelah pertobatannya (Galatia 1:15-18), yang jelas ia pasti belajar lagi secara mendalam tentang kehidupan dan tentang Allah.

Dibutuhkan waktu untuk pertumbuhan dan membangun pengenalan akan Kristus. Karenanya, bersabarlah satu dengan yang lain, khususnya terhadap setiap orang Kristen baru yang kita kenal.

Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, untuk anugerah keselamatan yang kami terima dari-Mu. Biarlah kami terus bertumbuh di dalam pengenalan akan Engkau yang lebih dalam lagi. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …