
TONGKAT DI TANGAN MUSA
Ulangan 4:1-17
Ulangan 4:12. “Lalu berfirmanlah TUHAN kepadamu dari tengah-tengah api; suara kata-kata kamu dengar, tetapi suatu rupa tidak kamu lihat, hanya ada suara.”
Keengganan dan ketakutan Musa disebabkan oleh antisipasi yang berlebihan. Dia khawatir mengenai bagaimana bangsa itu akan menanggapi dia. Kita pun sering membangun peristiwa di dalam pikiran kita dan kemudian panik atas apa yang mungkin tidak beres. Allah tidak pernah meminta kita untuk pergi ke tempat di mana Ia belum menyediakan sarana untuk menolong, atau meminta kita melakukan sesuatu di mana Ia juga tak tahu apa yang akan terjadi. Oleh sebab itu, pergilah ke mana Ia memimpin dan lakukan apa yang ia perintahkan. Percaya kepada-Nya yang akan memberikan keberanian, keyakinan dan berbagai sumber daya pada saat yang tepat.
Tongkat gembala biasanya berupa tangkai kayu yang dipergunakan para gembala untuk berjalan menuntun domba-dombanya, membunuh ular dan banyak pekerjaan lainnya. Meskipun demikian, itu tetap hanya sebuah tongkat. Namun, Allah memakai tongkat gembala sederhana yang dibawa Musa. Allah kadang senang memakai hal-hal yang biasa untuk tujuan yang luar biasa.
Apakah hal-hal yang Anda anggap biasa dalam hidup dan diri Anda? Suara, sebuah pena, sebuah alat pertukangan, sebuah sapu, atau sebuah alat musik? Tidak terbayangkan oleh Musa kuasa yang bisa dimiliki oleh tongkat sederhananya ketika tongkat itu menjadi tongkatnya Allah. Allah sanggup memberkati Anda melalui hal sederhana bahkan dianggap tidak berarti bagi orang lain, seperti tongkat yang ada di tangan Musa.
Mungkin saat ini Anda harus kehilangan pekerjaan dan penghasilan, mintalah hikmat dan jalan-Nya. Percaya dan kerjakan dengan sungguh-sungguh maka Anda akan melihat kuasa-Nya dinyatakan melalui hal yang sebelumnya dianggap tidak berarti. Apa pun yang ada di tangan Anda, jika bersama TUHAN pasti menjadi berkat luar biasa serta memuliakan nama-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, beri kami hikmat dan tuntun ke rencana-Mu atas kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 4:12-25; Kisah Para Rasul 2:22-28; Ayub 13-14; Kejadian 10:1-12:9.
GBI Pasir Koja 39 Bandung