2 Korintus 3:16-18
2 Korintus 3:18. “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.”
Sepanjang perjalanan Anda mengenal Tuhan seharusnya kemuliaan Allah semakin hari semakin besar dinyatakan di dalam kehidupan Anda. Kehidupan kekristenan kita semestinya tidak statis atau diam saja di tempat. Karena Roh Allah di dalam kita akan mengubah kita senantiasa, bukan ke arah yang lebih buruk, tetapi ke arah yang lebih mulia, yaitu menjadi semakin serupa dengan Kristus. Seharusnya kita menjadi pribadi yang lebih baik dan disukai orang hari ini dari pada kita yang kemarin.
Jika ada orang percaya yang kehidupan bertahun-tahun tidak ada perubahan, maka pasti ada sesuatu yang salah dalam kehidupannya. Mungkin ia hanya menjadi pendengar firman Tuhan yang setia, tetapi tidak melakukan firman Tuhan yang didengarnya. Jika pasangan Anda berkata, bahwa ia mengharapkan Anda menjadi pribadi Anda yang dulu, maka Anda harus sungguh-sungguh mengevaluasi diri Anda, karena pasti ada yang keliru.
Dalam sebuah kesempatan ketika Michelangelo, seorang pemahat yang luar biasa ditanya bagaimana dia dapat menciptakan sebuah mahakarya patung David yang indah, dia menjawab dengan mengatakan bahwa dia telah melihat David dengan lengkap dan sempurna pada batu pualam yang dia temukan. Yang dia lakukan adalah membuang apa-apa yang bukan David.
Begitu juga yang Allah kerjakan di dalam hidup kita. Sesungguhnya ketika kita lahir baru, Kristus telah ada di dalam kita, masalahnya kita masih diselubungi dengan kedagingan kita. Maka, Allah perlu mengikis dan memahat hal-hal daging, kebiasaan-kebiasaan dan karakter-karakter yang buruk dari diri kita, agar kemudian karakter Kristus dapat muncul dalam kehidupan kita. Dan memang, pada saat bagian-bagian itu dipahat, kita akan merasa sakit. Tetapi kini kita mengerti, bahwa semuanya itu agar kemuliaan Allah semakin besar dinyatakan dalam hidup kita, maka kita dapat menerima proses pembentukan itu dengan hati yang tetap bersukacita.
Doa: “Bentuk kami setiap hari, dan bersihkan kami dari hal-hal yang membuat kemuliaan Kristus tidak tampak dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
