Renungan Harian 06 Desember 2020

DASAR KEHIDUPAN

Lukas 1:1-25

Lukas 1:4. Supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Lukas menuliskan kata pengantar pada kitabnya, untuk mempertanggungjawabkan kebenaran isi kitab Injil yang ditulisnya. Dua syarat tulisan yang mengungkapkan peristiwa nyata disebutkan, yakni adanya saksi mata dan telah diadakan penyelidikan dengan seksama. Tujuan Lukas ialah agar Teofilus dan semua pembaca yakin akan kebenaran yang dinyatakan di dalamnya. Yesus benar-benar hidup, mengajar, membuat banyak mukjizat, mati, dan akhirnya bangkit. Semua itu terjadi dalam sejarah.

Bila besar kemungkinan Teofilus terbantu untuk mengetahui kebenaran dari berita Injil ini, pengantar kitab Lukas untuk kisah kelahiran Kristus mengisahkan hal yang sebaliknya. Zakharia sulit untuk mempercayai pemberitaan dari malaikat Gabriel, yang merupakan jawaban doanya dan kabar yang seharusnya membuatnya gembira. Kekurangpercayaannya justru mengalami langsung pembuktian kebenaran tersebut. Ia menjadi bisu sampai semuanya terjadi. Sikap ini kontras dengan Elisabet, istrinya. Elisabet yang langsung mengakui, bahwa apa yang terjadi adalah perbuatan Tuhan.

Pada akhirnya Tuhanlah yang menentukan bagaimana manusia dapat mengetahui dan bersukacita karena kebenaran. Ini tampak pertama-tama di dalam nas ini melalui pengutusan malaikat Gabriel kepada Zakharia untuk memberitahukan rencana Allah bagi anak mereka Yohanes. Yang kedua dan yang terpenting adalah persiapan inkarnasi Kristus melalui pengutusan Yohanes Pembaptis. Ia memiliki misi khusus, yakni mempersiapkan umat seperti yang dinubuatkan PL (Perjanjian Lama) bagi inkarnasi Kristus, yang adalah kabar gembira dan kebenaran terakbar.

Kepenuhan hidup hanya akan tercapai bila hidup itu didasari oleh kebenaran. Selidikilah apa yang Anda jadikan dasar kebenaran dalam hidup Anda. Apakah akal sehat manusia semata atau kebenaran yang berasal dari Allah?

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, bimbing aku agar hidupku berdasarkan kebenaran. Amin.”

Bacaan Setahun: Wahyu 3:14-22; Ibrani 6:9-20; Yehezkiel 35; Nahum 3

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …