
PRIBADI YANG CINTA TANAH AIR
Nehemia 1:1-11
Nehemia 1:4. Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit.
Pernahkah kita memikirkan cara untuk menunjukkan rasa cinta tanah air? Sebagai pribadi yang hidup di tanah air Indonesia, kita pernah mengikuti upacara bendera, menghafalkan sila-sila dalam Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, dan mengikuti sejumlah kegiatan sosial. Namun, pernahkah kita meluangkan waktu untuk berdoa bagi kesejahteraan bangsa dan negeri kita?
Benar, berdoa bagi bangsa adalah sebuah tindakan untuk menyatakan rasa cinta pada tanah air. Nabi Yeremia dalam Yeremia 29:7 menyerukan, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” Melihat konteks sejarah bangsa Israel pada masa itu, Nabi Yeremia mendapat perintah dari Tuhan untuk memberitakan pembuangan bangsa Yahudi ke Babel. Tafsiran Alkitab Full Life menuliskan, bahwa sekitaran tahun 597 SM penduduk Yehuda menjadi tawanan Babel dan firman Tuhan menghendaki supaya mereka mengusahakan kesejahteraan atau kemakmuran kota di mana Allah menempatkan mereka, karena mereka tidak akan kembali ke tanah perjanjian hingga genap 70 tahun (Yeremia 29:7,10).
Sebagai suatu bangsa dengan sentimental kebangsaan yang tinggi, tentu bangsa Yahudi enggan berdoa bagi kota di mana mereka akan dibuang. Lebih-lebih kota itu adalah milik penguasaan/kerajaan yang telah menjadikan mereka tawanan. Akan tetapi, itulah yang Tuhan kehendaki, bahwa kesejahteraan kota tersebut adalah kesejahteraan umat.
Dia menginginkan umat-Nya bertelut dalam doa dan mengusahakan kesejahteraan kota. Marilah kita memiliki waktu untuk berdoa bagi bangsa dan negara. Hidup seturut dengan firman Tuhan, mendengarkan dan melakukan firman, serta sungguh-sungguh mencari Allah di tengah-tengah zaman yang sudah rusak ini.
Doa: “Kami berdoa untuk bangsa dan negara kami ya Tuhan, berkati pemerintahan bangsa kami dengan berkat ilahi dan hikmat yang dari atas. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 8:48-59; Galatia 2:1-10; Yesaya 48; I Raja-raja 8.
GBI Pasir Koja 39 Bandung