
SIKAP ANAK TUHAN DALAM MENGHADAPI BADAI
Filipi 4:1-9
Filipi 4:7. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Badai Pandemi Covid 19 melanda seluruh umat manusia, bahkan anak-anak Tuhan juga merasakan dampak hidup akibat Pandemi Covid 19. Secara daging banyak alasan untuk mengeluh, kecewa, apalagi bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga, pekerjaan dan usaha yang merosot. Namun, Paulus mengajarkan kita tentang sikap yang benar saat menghadapi badai maupun pergumulan.
Satu, tetap memberitakan Injil (Filipi 4:2-3). Meskipun Paulus dalam penjara, ia tetap menggunakan kesempatan tersebut untuk memberitakan Injil. Jadi, kehendak Tuhan bagi kita anak-anak-Nya adalah tetap mempergunakan kesempatan yang ada untuk memberitakan Injil sekalipun kita sedang menghadapi badai, supaya lebih banyak orang yang mendengar Injil kemudian menerima keselamatan.
Dua, tetap bersukacita (Filipi 4:4). Rasul Paulus mengingatkan kita untuk tetap bersukacita. Memang secara manusia, tidaklah mudah untuk melakukannya. Tetapi Roh Kudus akan menolong kita untuk tetap bersukacita.
Tiga, tetap berbuat baik (Filipi 4:5). Meskipun jemaat di Kolose sedang menghadapi tantangan dan penderitaan karena iman dalam Kristus, rasul Paulus tetap memerintahkan mereka untuk berbuat baik. Dengan demikian, Tuhan berkehendak supaya kita tetap berbuat baik, menolong orang, memperhatikan orang lain walaupun sebenarnya kita juga sedang bergumul menghadapi badai.
Empat, tetap mengucap syukur (Filipi 4:6). Ketika Rasul Paulus menulis kitab Kolose, ia sedang berada dalam penjara karena iman kepada Tuhan Yesus. Namun, hal tersebut tidak mengurangi ucapan syukur Rasul Paulus kepada Tuhan. Ingat, pasti ada mujizat di balik ucapan syukur.
Badai boleh terjadi, tetapi mari tetap memberitakan Injil, tetap bersukacita, tetap berbuat baik dan tetap mengucap syukur.
Doa: “Tuhan Yesus, apa pun boleh terjadi, kami mau tetap memberitakan Injil, bersukacita, berbuat baik dan senantiasa mengucap syukur. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 15:1-8, Filipi 1:18-26, Yeremia 9:12-26, 1 Tawarikh 6.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung