Nehemia 9:1-3
Nehemia 9:3. “Sementara mereka berdiri di tempat, dibacakanlah bagian-bagian dari pada kitab Taurat TUHAN, Allah mereka, selama seperempat hari, sedang seperempat hari lagi mereka mengucapkan pengakuan dan sujud menyembah kepada TUHAN, Allah mereka.”
Bangsa Israel mengucapkan pengakuan dan sujud menyembah kepada TUHAN, Allah mereka. Namun, sebelum mereka mengaku dosa dan berdoa, mereka terlebih dahulu mendengarkan kitab Taurat Tuhan. Lalu sebagai respon atas pembacaan Taurat Tuhan, mereka mengucapkan pengakuan dan sujud menyembah kepada Tuhan, Allah mereka.
Jadi pengakuan dosa mereka adalah sebagai respon dari teguran yang mereka dengar dari firman Tuhan. Mereka tidak mengeraskan hati tetapi mereka sungguh-sungguh menerima kebenaran firman Tuhan. Bangsa Israel pada waktu itu, mau belajar dari nenek-moyang mereka, yang dikatakan dalam ayat 16, telah bertindak angkuh…dan tidak patuh pada perintah-perintah Allah. Mereka sekarang tidak mengeraskan hati tetapi menyadari dosa-dosa mereka dan mengucapkan pengakuan dosa kepada Allah.
Pengakuan dosa adalah sesuatu yang penting, karena tanpa itu kita tidak akan diampuni (Amsal 28:13 1 Yoh. 1:9). Orang Kristen yang tidak mengakui dosa sekalipun ada kesempatan, akan merusak hubungan mereka dengan Allah (bdk. Yes 59:1-2). Seorang pengkhotbah pernah memberikan illustrasi akan pentingnya pengakuan dosa dengan menunjuk pada adanya peserta rally mobil yang terpaksa berhenti ikut rally, bukan karena mobilnya mengalami kecelakaan, mogok dsb, tetapi hanya karena air pencuci kaca depan habis! Tidak bisanya ia membersihkan kaca depannya menyebabkan ia tidak bisa melanjutkan rally tersebut.
Karenanya, ketika Anda membaca firman Tuhan dan Anda diingatkan akan dosa yang harus Anda bereskan, taatlah dan segeralah mengaku dosa Anda dan bertobat!
Doa: “Tuhan Yesus, basuh kami dengan darah-Mu dan ampunilah segala dosa kami. Tolong kami untuk senantiasa taat kepada-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
