1 Petrus 2:1-10
Ulangan 18:18. “Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.”
Suatu kali ada seorang dosen bertanya kepada para mahasiswanya. “Mengapa kalian masuk sekolah teologi?” Kebanyakan mahasiswa menjawab, “Supaya saya bisa melayani.” Tetapi ada seorang mahasiswa menjawab, “Menurut saya semua orang Kristen dipanggil bukan saja untuk memperoleh keselamatan, tetapi dipanggil pula untuk melayani.” Jawaban mahasiswa itu tepat sekali. Semua orang Kristen dipanggil dari gelap kepada terang supaya dapat melayani.
Seperti yang tertulis dalam I Ptr. 2:9, bahwa kita dipanggil untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia. Banyak orang percaya takut untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar termasuk memberitakan Injil. Bukankah dalam Ulangan 18 dikatakan, bahwa seorang nabi (termasuk kita), ditaruh firman dalam mulut kita untuk mengatakan kepada semua makhluk tentang berita sukacita, berita keselamatan, berita yang telah diperbuat Allah bagi orang percaya?
Marilah kita membuka mulut kita untuk bercerita, untuk menyatakan perintah Tuhan tentang kasih Yesus bagi semua orang! Penyertaan utama yang Tuhan janjikan ketika kita memberitakan Injil adalah menaruh firman dalam mulut kita. Kita perlu memberitakan Injil tetapi bukan memaksa mereka untuk menjadi orang Kristen. Kita memberitakan Injil dengan penuh damai bagi semua orang.
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk janji penyertaan-Mu saat kami memberitakan Injil Keselamatan-Mu. Ajar kami untuk setia dalam melakukan tugas kami ini. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
