
MEMUJI TUHAN KARENA PENGAMPUNAN-NYA
Mazmur 103:1-5
Mazmur 103:3. Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
Daud menyadari, bahwa ia pernah jatuh dalam dosa sebagaimana disebutkan dalam 2 Samuel 11. Ia melakukan perzinahan dengan Batsyeba dan melakukan pembunuhan berencana terhadap Uria, suami dari Batsyeba tersebut. Kemudian ia mengambil Batsyeba menjadi istrinya. Ketika nabi Natan memperingatkan Daud, Daud merendahkan hati dan minta ampun di hadapan Tuhan. Kemudian Tuhan mengampuni dosa Daud tersebut walaupun dengan konsekuensi bahwa anak yang dikandung oleh Batsyeba harus meninggal (2 Samuel 12). Daud menyadari, bahwa Tuhan tidak melakukan setimpal dengan kesalahan dan kejahatannya (Maz. 103:8-12).
Demikianlah, kita juga harus selalu memuji Tuhan dan mengucap syukur kepada-Nya karena Tuhan telah memberikan pengampunan atas dosa dan pelanggaran kita. Dalam Roma 3:23; 6:23 dikatakan bahwa semua manusia telah jatuh dalam dosa dan upah dari dosa adalah maut, yaitu terpisah selama-lamanya dari hadapan Allah baik di bumi maupun di sorga. Artinya, upah dosa adalah penderitaan dan kematian kekal di dalam neraka. Namun, melalui iman kepada Tuhan Yesus Kristus, kita beroleh pengampunan dan kehidupan kekal bersama dengan Tuhan Yesus dalam Kerajaan Sorga (Rom. 10:9-10).
Kita adalah orang yang paling berbahagia di muka bumi ini karena Tuhan telah mengampuni dosa dan pelanggaran kita. Jadi inilah alasan yang sangat penting mengapa kita harus selalu memuji Tuhan dan mengucap syukur kepada-Nya. Melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib Ia melayakkan kita untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Di sanalah kelak kita akan mengalami sukacita dan damai sejahtera yang tidak pernah berkesudahan bahkan dalam Kerajaan Sorga, kita akan bertemu dengan Juruselamat hidup kita.
Doa: “Tuhan Yesus terima kasih untuk pengampunan yang Engkau anugerahkan bagi kami. Kami mau memuji dan bersyukur kepada-Mu selalu. Amin.”
Bacaan Setahun: 2 Petrus 2:10b-16; 2 Timotius 2:22-26; Yehezkiel 3:16-27 ; Hosea 7.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung