Renungan Harian (05 Nopember 2016)

05MENDENGAR SUARA ALLAH

1 Samuel 16:1-13

1 Samuel 16:7. “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Dalam berdoa kita perlu kepekaan mendengar suara Tuhan. Pikiran Samuel, “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.” Tetapi ternyata itu bukanlah suara Tuhan. Apa yang dilihat baik belum tentu benar di hadapan Tuhan. 1 Samuel 16:7, “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Dalam berdoa diperlukan ketaatan. Setelah pikiran pertama salah, Samuel tidak mau salah dalam berpikir untuk yang kedua kalinya. Kemudian ketika Abinadab diperlihatkan kepada Samuel, tetapi Samuel tidak mau, sebelum Tuhan menyuruhnya mengurapi. Apa jadinya bila Samuel salah mengurapi? Kita harus menyadari, bahwa bukan apa mau kita, tetapi apa mau Tuhan yang terpenting.

Dalam berdoa diperlukan penundukan diri. Beberapa kalimat yang difirmankan Tuhan agaknya sedikit keras. Suatu perintah yang tidak bertele-tele. Lihat saja kalimat ini, 1 Samuel 16:7b, “Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Siapa manusia? Yang Allah maksudkan adalah Samuel. Jadi bisa dikatakan, bukan yang dilihat Samuel yang dilihat Allah; Samuel melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. Ayat berikutnya (ay.12) sesudah melihat Daud, Tuhan langsung memerintahkan, “Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.”

Meskipun Samuel melihat muka Daud yang masih kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok, ia tidak membantah dan bertanya alasan Allah memilih Daud, yang mungkin secara fisik tidak meyakinkan. Samuel belajar untuk mendengar suara Allah dan percaya, bahwa Allah sang Maha Tahu, tentu tahu yang terbaik.

Doa: “Ajar kami untuk mengenal suara-Mu saat kami berdoa, sehingga kami tidak memutuskan sesuatu berdasarkan hikmat kami tetapi hikmat-Mu, ya Allah. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …