
LINTAS GENERASI
Hakim-hakim 2:1-23
Hakim-hakim 2:10. “Setelah seluruh angkatan itu dikumpulkan kepada nenek moyangnya, bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel.”
Saat ini, sepertinya jurang antar generasi terhampar begitu lebar. Lihat saja berbagai fenomena sehari-hari di sekeliling kita. Kecepatan akses internet, kentalnya pengaruh media sosial, ataupun kecanggihan berbagai perangkat elektronik. Kelompok orang berumur 15-25 tahun, sepertinya sulit untuk bisa mengerti dan berkomunikasi dengan kelompok berumur 35-45 tahun, apalagi yang berumur di atas 55 tahun (dan juga sebaliknya).
Apa yang dapat dilakukan untuk menjembatani perbedaan tersebut? Dalam perenungan dan takaran pribadi penulis yang terbatas, setidaknya ada respon yang dapat dipikirkan bersama-sama oleh generasi tua dan generasi muda:
Generasi tua dihimbau untuk mengajarkan firman Tuhan secara terus menerus, berulang-ulang, tidak lalai, dan tidak jemu-jemu. Generasi tua juga seharusnya menceritakan pekerjaan-pekerjaan dahsyat yang Allah telah kerjakan dalam sejarah. Dengan demikian, generasi selanjutnya memiliki kesempatan untuk mempelajari dan meneruskan iman dari generasi sebelumnya. Generasi yang lebih tua juga dituntut untuk memiliki teladan yang baik, sehingga dapat menjadi acuan sebagai orang yang terlebih dahulu berjalan dan dibentuk oleh Tuhan.
Demikian juga para generasi muda seharusnya memiliki telinga yang terbuka, secara khusus terhadap firman Tuhan dan nasihat. Generasi muda semestinya memiliki tekad untuk menyelidiki pekerjaan Tuhan di masa lampau. Generasi muda yang identik dengan idealisme dan kenaifan, sudah selayaknya memiliki kerendahan hati, dan sikap mau belajar atau dibentuk. Ibrani 13 menyatakan, bahwa kita sudah sepatutnya menaati dan tunduk kepada pemimpin-pemimpin rohani yang berjaga-jaga atas jiwa kita. Contoh iman dan perhatikan dengan saksama akhir hidup dari pemimpin-pemimpin tersebut.
Doa: “Tolong kami, ya Allah, untuk melakukan firman-Mu. Amin.”
Ayat Bacaan: Matius 18:1-14; Kisah Para Rasul 10:9-23a; Mazmur 26-27; Keluaran 8-9
GBI Pasir Koja 39 Bandung