1 Samuel 13:1-22
1 Samuel 13:13. “Kata Samuel kepada Saul: “Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.”
Keinginan Saul yang menginginkan belas kasihan Allah dan agar Ia memberkati bangsa Israel dalam peperangan melawan bangsa Filistin tidaklah salah. Tetapi ketidaksabarannya membuat Saul bertindak sembrono dan justru mendatangkan murka Allah. Ketika Samuel tidak kunjung datang, Saul menjadi tidak sabar dan melanggar perintah Allah. Ketergesa-gesaannya membuatnya salah langkah dan menggambarkan rendahnya iman Saul.
Kekudusan berkaitan dengan iman. Seberapa besar Anda mempercayai Allah dan firman-Nya menentukan seberapa besar Anda akan menaati setiap hukum dan perintah-Nya. Ingat, bahwa sesungguhnya setiap larangan dan perintah Allah itu diberikan kepada kita bukan untuk kepentingan Allah tetapi untuk kepentingan kita.
Saat Allah berkata untuk memutuskan hubungan Anda dengan pasangan Anda yang tidak seiman, sesungguhnya Ia hendak menyelamatkan Anda dari sebuah pernikahan yang penuh konflik. Ketika Ia memerintahkan kita untuk hidup jujur, sesungguhnya supaya kita dikenal sebagai orang yang dapat dipercaya dan layak menerima promosi. Selain itu, Ia sedang menghindarkan kita dari hukuman yang kelak kita akan terima akibat perbuatan kita. Firman-Nya supaya kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita justru membebaskan kita dari beban yang memberatkan kehidupan kita. Semua perintah-Nya adalah untuk kebaikan kita.
Pertanyaannya, percayakah Anda kepada Allah? Jika Anda sungguh-sungguh percaya bahwa Ia adalah Allah yang Maha Kuasa, maka semestinya akan memilih untuk taat melakukan firman-Nya, meski di tengah tantangan dan tekanan. Karena kita tahu pada akhirnya kemenangan akan menjadi bagian kita, orang yang percaya kepada-Nya.
Doa: “Ampuni kami yang tidak sabar dalam menantikan waktu-Mu, ya Allah. Kami mau belajar untuk percaya sepenuhnya kepada-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
