Renungan Harian (04 September 2017)

DIPANGGIL  DAN DIPANGGIL TUHAN

Matius 22:1-14

Matius 22:14. “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Saudaraku, mana yang kita kehendaki: dipanggil atau dipilih? Memilih keduanya, dipanggil dan dipilih, atau bahkan tidak memilih sama sekali? Itu pun sebuah pilihan. Dalam nats hari ini, ada banyak yang dipanggil, ini bicara tentang kita orang yang dipanggil, tetapi kenyataannya ada lebih banyak lagi orang yang tidak dipanggil. Oleh sebab itu berbesar hatilah orang yang dipanggil, tetapi berbahagialah orang yang dipilih, sebab banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. Ini adalah suatu proses, untuk dipilih kita harus terlebih dahulu dipanggil.

1 Petrus 2:9-10, nats ini mengatakan kita adalah orang yang terpilih. Pertanyaannya mengapa Tuhan memilih kita? Apa kehendak Tuhan bagi hidup kita sehingga Tuhan memilih kita dari dunia ini? Ada beberapa tujuan-Nya, di antaranya:

  1. Supaya kita mengalami perubahan (Efesus 1:2). Perubahan hidup yang Tuhan kehendaki dari yang tadinya hidup kita tidak benar menjadi benar. Dulu kita sering berbohong, curang, merokok, minum-minum, main perempuan dan kehidupan yang menajiskan. Tetapi setelah hidup dalam Tuhan, semuanya itu kita buang sehingga hidup kita tak bercacat cela sampai kedatangan Yesus kelak. Mari kita cek hidup kita sekarang!
  2. Supaya kita pergi dan berbuah (Yohanes 15:16). Sebagai orang yang sudah mengalami perubahan kita harus menjadi saksi. Kalau tadi kita bicara tentang perubahan bagi diri kita, berbuah di sini bicara tentang menjadi berkat bagi orang lain, termasuk menginjil. Menghasilkan buah yang tetap artinya konsisten, senantiasa, tidak berubah.

Doa: “Tuhan Yesusku, aku mau dan rindu untuk menjadi berkat bagi orang lain di sekitarku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …