KISAH DAN TALENTA KITA
Keluaran 4:1-17
Keluaran 4:2. “TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.”
Musa dipanggil Tuhan untuk menghadap Firaun dan membebaskan bangsa Israel dari perbudakan, tetapi Musa sempat takut. Ia merasa tidak mampu dan tidak kuat untuk mengemban tugas yang begitu berat baginya. Hal yang sama juga kerap kita rasakan, bukan? Menginjil dan bermisi seolah momok yang menakutkan. Kita merasa tidak sanggup, akan tetapi sesungguhnya Tuhan dapat memakai apa yang ada di tangan kita untuk menjadi senjata yang akan memampukan kita untuk menunaikan tugas tersebut.
Setidaknya ada dua hal yang ada pada kita yang dapat kita gunakan untuk menunaikan tugas kita:
- Kisah kita.
Kisah keselamatan kita berbeda-beda dan unik. Lewat kisah hidup kita saat berjumpa dengan Kristus, dan latar belakang kita, Allah akan memakainya untuk menjangkau banyak orang. Apa pun cerita hidup Anda, dramatis atau tidak, itu pasti berguna, bisa dan akan dipakai Tuhan untuk menjangkau jiwa bagi Kristus. Bagian kita hanya bercerita saja.
Talenta kita adalah pemberian Allah untuk maksud dan kemuliaan-Nya. Jangan jadi sombong dan merasa lebih baik dari orang lain karena kita berbakat. Kita diberikan talenta, supaya lewat talenta itu kita dapat bermisi. Lewat talentalah kita dapat menemukan visi yang Allah tetapkan bagi kita.
Panggilan untuk pergi dan memberitakan Injil adalah panggilan untuk semua orang percaya, tanpa terkecuali. Yang menjadi pembedanya hanyalah cara, tempat, kisah dan talentanya saja. Mari responi panggilan Tuhan sebagai tanda ketaatan kita kepada-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih kalau hari ini kami diingatkan dan diteguhkan kembali, bahwa sejatinya kami tidak hanya dipanggil untuk menunaikan Amanat Agung tetapi juga telah diperlengkapi. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung