
MENJADI DAN MENGHASILKAN MURID KRISTUS
2 Timotius 2:1-13
2 Timotius 2:2. Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.
Menjadi murid dan memuridkan tidak bisa sembarangan. Tak cukup hanya bermodal keinginan, harus tekun ‘memelihara’ benih Injil yang diterima maupun yang akan dan sudah ditabur baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain agar suatu saat dapat melihat buahnya juga dalam hidupnya dan orang-orang yang dilayani. Sebab itu, kita perlu melayani dengan motivasi yang tepat, kemurnian hidup, dan ketaatan pada kehendak Allah.
Satu hal terpenting dalam memelihara harta yang dipercayakan itu ialah mengajarkannya dengan setia kepada orang lain, yang kemudian juga ditugaskan untuk mengajarkannya. Dia harus mengajar orang-orang lain, dan melatih mereka untuk pelayanan, dan dengan demikian mempercayakan kepada mereka hal-hal yang telah dia dengar dan harus melatih orang lain untuk menjadi penerusnya dalam pelayanan dan pemberitaan Injil.
Orang-orang yang akan dia percayakan menjadi murid haruslah orang yang setia, yaitu yang dapat dipercaya, dan yang cakap mengajar orang lain, karena orang-orang yang memiliki pekerjaan yang harus dikerjakan untuk Allah harus membangkitkan diri mereka sendiri untuk melakukannya, dan menguatkan diri mereka sendiri untuk itu.
Doa: “Tuhan Yesus berikanlah kepada kami hati murid dan memuridkan. Amin.”
Bacaan Setahun: Markus 2:1-17; Kisah Para Rasul 17:16-21; Mazmur 72; Imamat 14:21-14:54.
GBI Pasir Koja 39 Bandung